Tas dan Dompet Berbahan Bungkus Kopi Bekas “Kreatif”

Bungkus kopi bekas yang dianggap hanya sampah plastik yang tidak berguna, ditangan seorang wanita kreatif asal Kota Semarang, Jawa Tengah, diubahnya menjadi bermacam tas serta dompet cantik, unik nan menarik.

Wanita kreatif itu bernama Puryanti (48), yang sudah setahun ini memproduksi tas serta dompet wanita berbahan bungkus kopi bekas tersebut, di rumahnya sendiri tepatnya di Jl. Karang Nongko, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Puryanti yang dibantu anak-anaknya, dapat memproduksi sekitar 30 buah tas maupun dompet wanita, perharinya.

Untuk proses pembuatannya, Purwati memulai dari mengumpulkan dan memilih bungkus kopi bekas dari berbagai macam merk dagang kopi. Setelah itu, dipotong sesuai ukuran, kemudian dikumpulkan potongan tersebut untuk dicuci bersih. Setelah bersih, dijemur hingga kering. Lalu, potongan tersebut dirangkai atau disulam hingga berbentuk tas ataupun dompet.

Puryanti (48) wanita kreatif asal Semarang, Jawa Tengah yang merubah bungkus kopi bekas jadi tas dan dompet wanita cantik, unik nan menarik.Puryanti (48) wanita kreatif asal Semarang, Jawa Tengah yang merubah bungkus kopi bekas jadi tas dan dompet wanita cantik, unik nan menarik.

“Prosesnya pertama mulai dari pengumpulan bahan-bahan, kemudian dipilih dan dipotong sesuai ukuran. Lalu, dicuci bersih, dikeringkan. Setelah itu, potongan dilipat dan dirangkai hingga jadi tas dan juga dompet,” jelas Puryanti.

Hasil produksi kreatifnya tersebut, sudah dipasarkan Puryanti disekitar daerah Semarang hingga ke luar Jawa Tengah. Perharinya, Puryanti dapat menjual hingga puluhan buah tas serta dompet wanita berbahan bungkus kopi bekas tersebut, menyesuaikan pesanan yang diterimanya.

“Penjualan, sudah sampai ke Bali, Kebumen, Purbalingga, serta daerah lain. Biasanya penjualan hingga 30 sampai 40 tas maupun dompet wanita, perharinya. Menyesuaikan pesanan,” katanya.

Ide awal Puryanti membuat tas dan dompet berbahan bungkus kopi bekas tersebut, didapatkannya saat melihat salah satu anaknya yang iseng membuat tas dari tumpukan bungkus kopi bekas yang dikumpulkannya. Setelah itu, bersama anaknya tersebut, mulai memproduksi bermacam jenis tas serta dompet wanita. Untuk harganya sendiri, cukup terjangkau sesuai jenis barang yang dipesan serta ukurannya.

“Awalnya, dari anak perempuan saya yang iseng buat tas dari bungkus kopi bekas yang kita kumpulkan. Kemudian saya berfikir mempunyai ide untuk dikembangkan. Lalu kita buat bersama, hingga kita berhasil memasarkannya hingga keluar daerah. untuk harganya, mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 65.000 tergantung jenis dan ukuran tas maupun dompetnya. Yang kita produksi, ada tas pinggang, tas belanja, dompet wanita, dan lain-lain,” terang Puryanti.

Selain menarik dan unik, tas kreatif berbahan bungkus kopi bekas ini, bisa berdampak positif untuk mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja. Selain motifnya menarik dan cantik, berbagai bentuk tas yang unik, juga pas dibawa sebagai fashion saat berpergian.

“Kan ada tas belanjanya juga. Jadi, bisa saja mengurangi penggunaan kantong plastik yang menyebabkan sampah plastik menumpuk. Selain efektif, tas berbahan bungkus kopi ini juga kuat. Muatannya bisa mencapai kurang lebih 10 kg,” pungkasnya. (ED/EL)

Sumber : beritajateng.net

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Tas dan Dompet Berbahan Bungkus Kopi Bekas “Kreatif”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *