Miris! Group Band Dari Sukabumi Dikeroyok Di Jakarta, 2 Orang Dinyatakan Hilang

Sukabumi, Perpek Media – Grup Band asal Sukabuami Slowly Project bersama crew dan beberapa fans-nya mengalami luka luka akibat diserang sekelompok orang di sebuah event musik di Jk7 Kemang, Jakarta Selatan, tadi malam, Minggu (13/1/2019).

Sedikitnya 19 orang yang terdiri dari personel band Slowly Project bersama crew dan fans mengalami luka luka, sementara itu 2 crew lainnya hingga pagi ini dinyatakan hilang tidak ada kabar, Senin (14/1/2019).

Selain itu 2 kendaraan bernopol F 1308 SH dan F 1676 SL yang dipakai crew mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca.

Namun anehnya, Mobil yang dirusak ditempeli stiker dari salah satu suporter sepakbola.

Hal ini membuat gusar Faizal Darusalam salah seorang pentolan musik asal Sukabumi bersama Risris Rizal Ali Perkasa Raja Viking Sukabumi hingga melaporkan kejadian ini ke Polres Sukabumi.

“Mereka diundang ke Jakarta untuk tampil di Bar Jk7 Kemang, mereka diundang 2 band dari Sukabumi tapi yang satu ga hadir, saat didalam Bar, Slowly sempat dibully oleh 4 Band lain. Panitia suruh slowly cabut, saat keluar, di parkiran mobil sudah hancur, dan mereka dikepung. mereka semua digebukin di area,” ujar Faizal menjelaskan kejadian yang menimpa Band asuhannya, Senin (14/1/2019).

“Semalem semua dikeroyok di area, temen temen yang lain pecah sebagian ke Polres sebagian dilarikan ke Rumah Sakit. Saat ini 2 fans dinyatakan hilang tanpa kabar,” ujar Vocalis Angel Of Death.

Sementara itu, kecaman keras juga diungkap Risris, yang sempat menahan diri untuk tidak beraksi atas kejadian ini.

“Tadinya kita tidak ingin ada konflik besar, tapi melihat saat ini ada 2 orang yang belum diketemukan kita viralkan di medsos supaya pihak pihak terkait bisa menyelesaikan konflik ini,” ujar Risris.

“Saya khawatir ini melebar bukan hanya ke bobotoh (suporter sepakbola) tapi sudah masuk ke ranah yang tidak ada hubungannya orang berkesenian yang diganggu, wah ini mah orang jawa barat. Ditakutkan konfliknya itu,” tandasnya.

Sumber : tatarsukabumi.id

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *