Kampanye Bebas Sampah Digencarkan Di Sumbawa

Sumbawa, Perpek Media – Kampanye bebas sampah atau zero waste terus digencarkan. Setelah aksi bersih-bersih Sungai Jangkuk beberapa waktu lalu, aksi serupa juga dilakukan di Brangbiji-Lempeh-Samakota, Kabupaten Sumbawa, kemarin (13/1).

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah bersama Bupati Sumbawa H Husni Djibril meninjau aksi gotong royong selama 60 menit itu. Mereka menaiki perahu karet menyusuri aliran sungai.

Gubernur Zulkieflimansyah sangat mengapresiasi Pemkab Sumbawa yang mau sama-sama mengkampayekan Zero Waste. Ia mengaku sangat bersemangat. Diharapkan semangat yang sama juga menular ke daerah lain sehingga persoalan sampah bisa diatasi bersama.

“Sungai tidak seharusnya menjadi sumber bencana, namun menjadi berkah. Bila perlu sungai menjadi tempat wisata yang indah,” katanya.

Gubernur Zul mengajak Bupati Sumbawa menata kembali wilayah hijau dan pepohonan di beberapa titik. Penghijauan harus dilakukan dengan melibatkan perusahaan yang selama ini menjadi mitra pemerintah. Setiap 100 meter dikerjakan perusahaan secara bergilir, sehingga bisa selesai semua. “Jika taman indah, jalan indah, maka semua orang akan senang selfie bertamasya di sini,” ujar gubernur.

Sementara, Bupati Sumbawa HM Husni Djibril mengutarakan niat yang sama untuk terus mengkampayekan zero waste. Ia mengakui, di jalan-jalan Sumbawa masih banyak sampah. Kesadaran masyarakat menurutnya perlu dibangun agar Sumbawa menjadi kota yang bersih.

“Akan ada penataan ulang dari hulu sampai ke pantai. Ini rencananya, jadi mari wujudkan kebersamaan kita, ” ujar politisi PDIP itu.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB Asdin Zulaidy yang ikut dalam kegiatan itu menjelaskan, pihaknya akan membersihkan jalur-jalur yang dilalui dalam kegiatan itu. BWS akan membantu menormalisasikan. “Kami akan coba memperbaiki, membersihkan. Saya minta sama-sama kita jaga, kita rawat sungai ini,” katanya.

Setelah aksi gotong royong, Gubernur Zul berdialog bersama komunitas pecinta sungai, tokoh, dan masyarakat. Mereka membahas berbagai persoalan dan hambatan yang dihadapi dalam menjaga kebersihan sungai.

Sumber : lombokpost.net

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *