Wujud Melestarikan Nilai Budaya Pengantin Adat Indonesia, Potret Tangerang & Maci Menggelar Event ”The Wedding Vaganza”

Tangerang, Perpek Media – Beraneka ragam seni budaya yang ada di Indonesia menyimpan banyak sejarah didalamnya. Begitu juga dengan pakaian adat pengantin disetiap daerah yang mempunyai ciri khas tersendiri yang kaya dengan nilai budaya yang tinggi dan masing-masing daerah mempunyai corak dan cerita tersendiri yang menarik untuk dipelajari.

Sebagai wujud melastarikan adat pengantin budaya Indonesia, Potret Tangerang & Maci melaksanakan event ”The Wedding Vaganza” dengan tema “Melestarikan Nilai Budaya Pengantin Adat Indonesia“ pada Minggu 10 Maret 2019 jam 13:00 – 17.00 wib, di Taman Potret, Tangerang. Dengan Model – Model: Rianki, Hamka, Alex, Hendra, Adhitya, Yogi, Lukman, Adam, Louiz, Roro, Keyrin, Christine, Putri, Merlinda, Riyani, Ocha dan MUA : Maci dan Support From : @Maci, @kfm.update, @kfts, @iwd.id, @nubi, @your_cheers_app.

Peserta yang hadir begitu antusias, Acara begitu sangat menarik karena para model berpose dengan berpasang-pasangan layaknya seperti penganten baru yang menggunakan gaun adat budaya Indonesia, dan para model terlihat sangat anggun.

Acaranya sangat seru dan semoga bisa buat event yang lebih berkualitas dengan biaya yang terjangkau biar makin rame pesertanya, Terus do’anya si biar kompak selalu timnya. ujar supriagus (selaku fotografer)

Menyikapi perkembangan zaman modern saat ini, kami melihat proses pelaksaan pernikahan di tengah masyarakat semakin berkurang untuk menggunakan adat pengantin budaya Indonesia dan banyak perias yang kurang mengetahui akan budaya Indonesia dan asal muasalnya, oleh sebab itu Maci “Make Up Artis Community Indonesia” mengajak komunitas taman potret untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan tujuan melestarikan budaya tata rias Indonesia. Jelas Helmy

Harapan kedepannya semoga kita tidak melupakan adat budaya indonesia dan teman-teman bisa bikin event yang lebih keren lagi nantinya. Ungkap Ocha Nugraha (Model)

Helmy Chimon pendiri MUA Maci berharap kedepannya agar banyak masyarakat yang sadar kalo Indonesia kaya akan budaya dan bagi perias indonesia boleh memodifikasi tetapi tidak keluar dari pakem pengantin yang sudah ada dari leluhur kita. tutupnya. (Jie)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *