Kejari Kab. Buol Gelar Program Sitahu, Bijak dan Delivery Barang Bukti

Perpek Media – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menggelar sejumlah program berkualitas, tepat sasaran dan terukur. Program yang diberi nama SITAHU (Siswa Taat Hukum), BIJAK (Bincang-Bincang Jaksa) dan Delivery Barang Bukti dilaksanakan guna meningkatkan pelayanan publik dan kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Buol.

“Dengan penuh kesadaran, jajaran Kejari Buol sudah berkomitmen akan melaksanakan program-program itu dengan sungguh-sungguh dan konsisten, termasuk jika nantinya ada program baru yang bakal kami luncurkan,” ujar Irwanuddin Tajuddin SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buol, dalam percakapannya dengan wartawan, Sabtu (16/03/2019).

Irwan – begitu sapaannya – menjelaskan, yang dimaksud program SITAHU adalah jajarannya rutin mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Buol.

Di sekolah itu para jaksa memberikan pencerahan kepada siswa dan guru untuk taat pada hukum, tidak melakukan tindakan kriminal yang dapat menimbulkan masalah hukum serta menghindari penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan program BIJAK atau Bincang-bincang Jaksa dilakukan setiap akhir pekan di depan kantor Kejari Buol yang berlokasi di Jalan Batalipu, Buol.

Dalam program BIJAK yang digelar bersamaan dengan acara car free day itu, para jaksa akan menjawab dan berbincang dengan masyarakat secara langsung terkait permasalahan hukum.

Kejari Buol saat ini juga melakukan inovasi memberikan pelayanan publik yang optimal dan maksimal terkait pengembalian barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) dan sudah tidak diperlukan lagi.

Program yang diberi nama Delivery Barang Bukti itu adalah dengan mengembalikan barang bukti terkait perkara tindak pidana umum kepada pemiliknya. Barang bukti itu diantar langsung oleh petugas Kejari Buol ke alamat pemiliknya.

“Program Delivery Barang Bukti ini bertujuan menghindari penumpukan, hilang dan rusaknya barang bukti. Selain itu program ini juga untuk meringankan biaya pada korban yang akan mengambil barang bukti, mengingat letak geografis dan ekonomi masyarakat Kabupaten Buol yang merasa terbebani jika harus mengambil barang bukti di kantor Kejari Buol yang berada jauh dari kediaman masyarakat tersebut,” jelas Irwan.

Selain program-program tersebut di atas, Kejari Buol juga aktif melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Bersih seperti yang dilaksanakan pada Jumat lalu (15/03/2019).

Dengan menggandeng Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejari Buol, seluruh pegawai Kejari Buol melaksanakan kerja bakti di ruas jalan utama Kabupaten Buol dan selokan-selokan sepanjang ruas jalan tersebut.

Partisipasi Ketua IAD Kejari Buol beserta anggotanya ini, diapresiasi oleh masyarakat sekitar yang bergabung membersihkan ruas jalan di sekitaran kantor Kejari Buol.

Diharapkan kegiatan kerja bakti dalam rangka indonesia sehat tidak hanya dilakukan sesekali saja dan dapat di jadikan program berkelanjutan demi sehatnya lingkungan.

Irwan yang baru beberapa bulan menjadi Kajari Buol ini ternyata rajin turun ke masyarakat dengan menggunakan sepeda, mengingat olahraga ini adalah hobbinya sejak dulu.

Meski tanpa berpakaian dinas, ketika di jalan bertemu dengan anggota masyarakat, Irwan akan berhenti dan menyapa masyarakat sekaligus memperkenalkan diri sebagai jaksa di Kejari Buol.

Menurutnya, ia tidak akan segan-segan berbincang dengan anggota masyarakat berdialog tentang berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, baik persoalan hukum maupun permasalahan-permasalahan lainnya. Dengan cara seperti itu ia bisa tahu dan menampung semua aspirasi masyarakat.

“Kalau permasalahan hukum tentu sebagai jaksa kami jelaskan kepada anggota masyarakat terkait persoalan hukum tersebut, sebaliknya jika itu menyangkut masalah non hukum, saya akan menyampaikannya saat bertemu unsur Muspida Kabupaten Buol,” tutur Irwan. (Syamsuri/koranpagi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *