Dinas KPKP Ajak Masyarakat Giatkan Budi Daya Cabai

Jakarta, Perpek Media – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) terus mengajak masyarakat untuk menggalakkan penanaman cabai berbasis ruang dalam rangka mengantisipasi kelangkaan atau keterbatasan suplai yang bisa memicu terjadinya inflasi.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pemanfaatan ruang-ruang kota pada lahan sempit telah dibuktikan mampu memberikan kontribusi terhadap budidaya cabai.

“Program pengembangan urban farming atau pertanian perkotaan yang saat ini terus digencarkan dengan berbagai teknologi membidik salah satunya adalah cabai,” ujarnya, Rabu (10/7).

Darjamuni menjelaskan, pengembangan cabai berbasis ruang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan di Jakarta, sehingga harganya juga akan relatif lebih stabil.

“Harga cabai ini termasuk yang paling sering terjadi fluktuasi, bahkan bisa naik atau turun secara signifikan,” terangnya.

Dilansir dari beritajakarta.id. Menurutnya, saat ini Dinas KPKP DKI Jakarta juga sedang mengembangkan cabai hibrida seluas satu hektare di lahan milik Pemprov DKI di Ciangir, Tangerang, Banten.

“Diperkirakan pada akhir Juli 2019 akan dapat dipanen seberat lima ton cabai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lahan di Ciangir juga dikembangkan untuk menanam berbagai jenis komoditas prioritas nasional yakni, bawang merah, pisang dan pepaya California.

“Upaya tersebut juga langsung mendukung program nasional budidaya cabai dan bawang merah,” tandasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *