Menteri Yohana Minta Orang Tua Batasi Anak Pakai Smartphone

Perpek Media – Ribuan anak pelajar perwakilan dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan serta Duta Anak dari 145 Kabupaten/Kota Se-Indonesia, memadati seluruh area Lapangan Karebosi Kota Makassar pada acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional HAN 2019, Selasa (23/7/2019).

Berbagai sunguhan kreatifitas anak ditampilkan, baik musik, tari daerah hingga drama musikal puisi anak. sejumlah pejabat negara juga turut hadir diantaranya Menteri Yohana Susana Yembise, Menteri tenaga kerja, Pelayan Sosial dan Keluarga Republik Turkey Zehra Zumrut Selcuk, Gubernur, Wakil Gubernur Se-Indonesia serta stakeholder lainnya termasuk ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi.

Menteri Yohana Susana Yembise dalam sambutannya menyebutkan, Peringatan Hari Anak Nasional ini merupakan sejarah baru, karena dihadiri langsung oleh Menteri Perempuan asal Republik Turki.

“Patut dibanggakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mencatat sebuah sejarah karena selama pelaksanaan HAN baru pertama kali dihadiri menteri dari luar negeri yakni menteri dari negara Turki,” ungkap Yohana.

Yohana mengungkapkan, Negara saat ini sangat memerlukan dan mempersiapkan anak Indonesia sebagai generasi pelanjut, karena itu berbagai pemenuhan hak anak menjadi prioritas Pemerintah.

Menteri Yohana menghimbau kepada orang tua senantiasa mengawasi anak agar tidak membiasakan menggunakan alat telekomunikasi Smartphone sebab banyak kasus kekerasan anak berawal dari penyalagunaan media sosial.

“Saya meminta kepada Anak dan Orang Tua Anak agar mengawasi dan tidak membiasakan menggunakan kecanggihan alat telekomunikasi smart phone karena terdapat sisi positif dan negatifnya,” jelas Menteri P3A.

Sementara sambutan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat ini berkomitmen untuk mewujudkan provinsi layak anak. selain itu, Pemerintah juga terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/kota agar memberikan perlindungan dan pemenuhan kepada anak termasuk memberikan ruang kepada anak untuk berkreatifitas.

“Sulawesi Selatan telah berkomitmen sejak lama dan akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Sulawesi Selatan menjadi Provinsi Layak Anak,” ungkapnya.

Dipenghujung acara peringatan hari anak nasional 2019, Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Republik Turki membangun kerjasama dibidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Layanan Sosial. []

Sumber : rri.co.id

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *