Ratusan Seniman Tampil Dalam Ajang Gelar Potensi Budaya Yogyakarta

Yogyakarta, Perpek Media – Kurang lebih 300 pelaku seni dari Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul ditampilkan dalam ajang gelar potensi budaya yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22/9/2019) di Embung Langensari, Klitren.

Sebanyak 14 desa dan kelurahan budaya yang mewakili Kota Yogyakarta dan Bantul ditampilkan sesuai dengan potensi masing-masing.

“Dua kelurahan budaya dari Kota Yogyakarta yakni Kricak dan Terban turut dalam gelar potensi budaya ini sebagai perwakilan dari Kota Yogyarta,” kata Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang Adat Seni Tradisi, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Mukti Wulandari.

Ia menjelaskan, gelar potensi ini menunjukkan peran nyata para pelaku seni dalam mengupayakan pelestarian budaya dan tradisi di Kota Yogyakarta sebagai Kota Budaya.

“Sejalan dengan dioperasikannya Yogyakarta Internatinal Airport tentu akan berpengaruh pada jumlah wasatawan yang berkunjung di Yogyakarta,” ucapnya.

Untuk itulah, sudah saatnya desa dan kelurahan di Yogyakarta untuk mempersipkan diri dengan menyiapkan potensi seni dan budaya masing-masing. Hal itu tentu akan menjadi daya tarik para wisatawan.

“Dengan membangun basis destinasi wisata di kelurahan dan desa dengan sendirinya maka perekonomian kerakyatan akan bergeliat,” tandasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, menuturkan saat ini di DIY terdapat 56 Desa dan Kelurahan Budaya, dengan persebaran Sleman 12 desa, Bantul 12 desa, Kulonprogo 15 desa, Gunungkidul 15 Desa dan Kota Jogja dua kelurahan.

Dikatakan, kegiatan ini menjadi atraksi budaya dengan tidak mengubah nilai-nilai esensial, sehingga muncul keragaman khasanah budaya untuk menguatkan karakter Jogja sebagai salah satu pusat kebudayaan yang cukup berpengaruh di Indonesia.

Sederet kesenian yang ditampilkan diantaranya Sendratari SAG dari Terban Kota Jogja, Sendratari Sangharucakra dari Kricak Kota Jogja, Supitan nanggap Jathilan dari Mulyodadi bantul, Kethoprak Lesung Dumadine Dermojurang dari Seloharjo. (warta.jogjakota)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *