Kampoeng Boedaja 2019, Treasure In The Coral Reefs

Semarang, Perpek Media – Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Asing (BSA), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Kampoeng Boedaja 2019 dengan tema “Treasure in The Coral Reefs” yang dilaksanakan pada hari Sabtu (30/11/2019) di Kampung Budaya, UNNES.

“Kegiatan Kampoeng Budaya diadakan sebagai wadah untuk memperkenalkan budaya yang ada di jurusan BSA kepada mahasiswa jurusan lain dan masyarakat umum melalui serangkaian acara yang menampilkan keunikan dari lima negara, diantaranya ada budaya dari negara Arab, Prancis, Tiongkok (Mandarin), Jepang, dan Indonesia,” ujar Fergiawan Sagita selaku Ketua Hima BSA.

Lansir akuratnews.com, Kegiatan Kampoeng Boedaja rutin diadakan setiap satu tahun sekali dengan free HTM dan pada tahun 2019 ini dibuka dengan acara Color Run (jalan sehat) pada pukul 06.00 WIB dan dilanjutkan dengan penampilan kebudayaan dari lima negara berupa lomba-lomba, live music, fashion show, penampilan setiap prodi, dan food court. Ada juga penampilan tambahan dari prodi lain, seperti tepkustik, sendratasik, lima derajat band, dan bukan tanpa nama band.

Selain itu terdapat lomba yang diadakan yaitu ada lomba makan Bagguette (roti khas prancis), makan Bakpao (roti khas tiongkok), mengenakan yukata (pakaian khas jepang) dan membuat origami burung (mainan asal jepang). Lomba-lomba tersebut diikuti oleh para peserta yang sebelumnya telah mendaftarkan diri dengan menghubungi panitia acara.

Serangkaian acara pada sesi siang dapat diikuti dengan penuh partisipasi oleh para peserta mulai dari pagi hingga sore hari. Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat banyak acara yang diluar jangka waktu yang diperkirakan, sehingga selesai lebih awal namun tetap berjalan dengan lancar.

Kemudian dilanjut pada malam hari sebagai malam puncak acara yang diisi dengan penampilan lima prodi BSA diantaranya ada tari Arab, menyanyi dengan bahasa prancis, tari jaipong, paduan suara, dan lukisan khas mandarin. Hingga pada puncaknya diisi dengan penampilan dari band Soegi Bornean dan DJ Gudboi ditambah dengan kemeriahan pesta kembang api sebagai penutup acara.

“Meskipun tahun lalu kegiatan ini diadakan di hari aktif kuliah, kebetulan di luar hari aktif kuliahpun kegiatan ini masih banyak yang hadir. Bahkan mulai dari tadi pagi peserta yang hadir sampai 100 orang dan itu bagi kami sudah memuaskan,” jelasnya.

“Harapan saya kegiatan ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat umum, tidak hanya sebatas penampilan budaya saja namun bisa memperkenalkan keunikan masing-masing prodi. Serta dari segi kordinasi dan persiapan panitia bisa lebih baik lagi dan juga pesertanya bisa lebih banyak yang hadir,” tandas Shafira Putri selaku Ketua Panitia. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *