Sidang Kesaksian Iwan Dan Kawan-Kawan, Menguras Waktu

Jakarta, Perpek Media – Lanjutan perkara Mayjen TNI Purn Kivlan Zen mendengar kesaksian Helmi Kurniawan alias Iwan, Asnil dan Irfansyah berlangsung Jumat (12/6) pagi hingga sore cukup menguras pikiran.

Iwan sendiri sebenarnya sudah pernah didengar kesaksiannya pada Jumat (15/5) lalu, namun karena Penasehat Hukum merasa kurang puas mendengar kesaksiannya sehingga keterangan nya masih dieksplorasi kembali pada Jumat (12/6) pagi ini.

Terlihat Iwan mulai mengingat tanggal penukaran dollar Singapura di Money Changer dimana dalam persidangan sebelumnya ia mengatakan lupa tanggalnya. Tim Penasehat Hukum meminta decoder dari CCTV money charge agar dibuka pada persidangan Jumat (19/6) mendatang agar kesaksian Iwan dapat dibedah kembali.

Asnil sebagai saksi berikutnya mengakui bahwa permintaan senjata api laras pendek sebanyak 2 pucuk oleh Iwan adalah untuk koleksi. Bukan untuk dipakai membunuh sebagaimana pengakuan Iwan sebelumnya.

Selanjutnya, Irfansyah memberi keterangan seperti merasa tertekan. Itu terlihat dengan pengakuannya memiliki beberapa butir peluru tapi tanpa menggantungi senjata. Namun demikian ia mengklaim dirinya calon eksekutor Y yang dianggap pembuat rekayasa Quick Count dalam Pilpres 2019 lalu.

(Umay)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.