Pesan Ketua The Jakmania Jelang Final Piala Presiden 2018

Jakarta – Persija Jakarta akan menghadapi Bali United di final Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Ketua PP The Jakmania, Ferry Indrasjarief, mengirimkan pesan kepada seluruh anggotanya terkait pertandingan tersebut.

Jumlah The Jakmania dipastikan akan berkali-kali lipat dari jumlah suporter tiga klub lain, Bali United, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC yang juga akan tampil di SUGBK.

Namun, sejumlah isu terkait tiket pertandingan dan asumsi yang berkembang soal sikap suporter di stadion kebanggaan bangsa Indonesia ketika menyaksikan pertandingan menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam pesannya itu, Ferry memberikan kabar gembira kepada anggota The Jakmania terkait distribusi tiket yang kini sudah bisa dilakukan oleh korwil-korwil di seluruh Jakarta. Ferry juga memberikan jaminan bagi anggota yang memiliki KTA untuk bisa mendapatkan tiket.

Selain itu, ia juga meminta agar anggota The Jakmania, dan juga komunitas suporter lain yang datang ke SUGBK di Final Piala Presiden 2018 untuk bisa menjaga stadion kebanggaan Indonesia itu dengan baik dan memberikan dukungan kepada klub kesayangan dengan menciptakan atmosfer yang indah di stadion.

Berikut pesan lengkap Ferry Indrasjarief kepada The Jakmania jelang final Piala Presiden 2018:

Assalamualaikum wrwb,

Salam Jempol Telunjuk. Alhamdulillah setelah penantian panjang sejak 2005, Persija kembali berhasil masuk di partai pemuncak sebuah kompetisi atau turnamen, Final Piala Presiden 2018. Suatu hal yang patut kita syukuri. Menjelang partai final ini, saya melihat banyak terjadi polemik di media sosial mengenai tiket pertandingan tersebut. Alhamdulillah, Persija kembali menjadi magnet kuat bagi para penggemarnya sehingga tiket seperti menjadi barang langka bagi Jakmania.

Sebetulnya para the Jakers tidak perlu terlalu khawatir. Kapasitas Stadion Gelora Bung Karno sekarang adalah 73.732 kursi. Panitia mengeluarkan kebijakan untuk mencetak tiket sebanyak 58.389 dengan berbagai kelas dan harga. Setelah melakukan negosiasi seharian penuh dengan Panitia Pelaksana, kita the Jakmania dipersilahkan untuk menempati seluruh area tribun atas dan belakang gawang Utara dan Selatan. Jadi dapat dipastikan area tersebut tidak lagi diperjualbelikan untuk umum.

Tiket tersebut akan kita distribusikan kepada seluruh Korwil the Jakmania. Keputusan tersebut saya perjuangkan untuk memudahkan para the Jakers mendapatkan tiket. Buat para pemegang KTA the Jakmania tentunya kalian tidak perlu khawatir karena saya tentunya memperjuangkan tiket tersebut untuk kalian. Bila ada di antara kalian yang masih tetap tidak mendapatkan tiket, silahkan lapor ke saya. Sedangkan para the Jakers yang belum punya KTA juga tidak perlu khawatir. Kalian juga bisa memperoleh dari Korwil masing-masing. Namun bila jumlah permintaan lebih tinggi daripada tiket yang tersedia, mohon maaf, mungkin kalian terpaksa mencari jalan alternatif lain.

Panitia juga membuka pendaftaran tiket online mulai hari ini untuk VIP Barat dan VIP Timur dengan total kapasitas 10.482 tiket. Selain itu masih ada sekitar 14 ribu tiket lagi Kategori 1 yang akan diutamakan untuk suporter Bali United, PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Namun tidak menutup kemungkinan, tiket tersebut juga akan diperjual belikan untuk umum bila suporter dari ketiga klub tersebut tidak terlalu banyak yang hadir.

Satu Doa Satu Tujuan Persija Juara. Itu tema yang kita angkat saat kita merayakan Milad the Jakmania ke 20 di Lapangan Monas. Doa tersebut setidaknya sudah terkabul di Malaysia setelah Persija berhasil meraih juara turnamen Boost Sports Super Fix Cup 2018. Sekarang selangkah lagi, Insya Allah kita bisa meraih gelar kedua.

Kita bukan bangsa yang jumawa. Segala hasil tetap harus kita syukuri. Kesempatan kembali merasakan atmosfir GBK juga patut kita syukuri. Stadion terbaik di Republik ini, yang menjadi kebanggaan bangsa, harus sama-sama kita jaga. Diperkirakan ada 60 juta pasang mata yang akan menyaksikan partai puncak ini, Mari kita buktikan kita bisa tertib seperti yang selama ini kita jalani di Patriot. Tanpa Red Flare, Petasan, Smoke Bomb, tidak menginjak kursi, tidak merokok, adalah bagian dari kebijakan Pengelola Stadion demi kenyamanan bersama. Hormati Petugas Kepolisian dan Pihak Keamanan lainnya, karena mereka hanya menjalankan tugas untuk menjaga aturan agar tetap ditaati.

Selamat datang untuk Singamania Palembang, SMECK Medan dan Sameton Bali. Selamat menikmati pertandingan. Jalani fungsi kita masing-masing. Pemain berjuang di lapangan, suporter memberikan semangat dari tribun. Ciptakan atmosfer indah di stadion kebanggaan bangsa. #JAGAGBK.

 

Sumber. liputan6.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *