Ribuan Pelajar SD Dan SMP Ikuti Festival Seni Budaya Kota Batam

Perpek Media – Sebanyak 60 sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) mengikuti Festival Seni dan Budaya antar Sekolah se-Kota Batam, yang diadakan di sport hall Tumenggung Abdul Jamal, Kecamatan Sungai Beduk, Batam pada Selasa (5/3).

Acara lomba kesenian tari ini, digelar oleh International Nature Loving Association (INLA) Indonesia, Batam. Acara tersebut dimeriahkan oleh penampilan kesenian tarian dan nyayian dari 80 kelompok penari dengan penampailan bertemakan alam. Sekitar 3 ribu peserta yang berasal dari siswa siswi terlibat didalamnya.

Ketua INLA Kota Batam, Liyas Masri mengatakan, pihaknya setiap tahun selalu mengadakan festival seperti ini untuk memberi pemahaman kepada anak didik agar lebih mengerti terhadap seni dan budaya. INLA berupaya menekankan pendidikan moral dan kebajikan melalui pendidikan seni dan budaya.

Salah satunya seperti mengadakan berbagai macam kegiatan seni budaya seperti lomba ini. “Kita juga buat tarian, senam, drama yang semuanya bertemakan kasih alam semesta,” kata Liyas di sela acara lomba, Selasa (5/3).

Kegiatan INLA ini, lanjut Liyas, diharapkan agar terwujudnya insan yang memiliki kesadaran nurani dan peduli dengan lingkungan serta sesama manusia. Melalui pendidikan dan festival seni budaya tang bernuansa alam, para pelajar diharapkan menjaga antusiasmenya untuk saling berbagi pengetahuan dalam acara ini.

“Karena memang INLA berfokus pada peningkatan kepedulian pelajar terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyambut baik kegiatan ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Batam sangat mendukung acara seperti ini, karena bisa menjadi suguhan atraksi budaya kepada masyarakat.

Terlebih kesiapan panitia dalam mengadakan perlombaan tari bernuansa alam ini juga dinilai sangat baik. Antusiasme peserta juga sangat baik, ini diakui Ardiwinata sebagai apresiasi dari kerja keras panitia.

“Kemasan seni dan budaya dari unsur melayu yang berkolaborasi dengan sejumlah budaya lain, membuat kegiatan semakin berwarna. Sangat baik sekali untuk kebudayaan kita,” kata Ardiwinata.

Acara ini juga dinilai sesuai Perda Kota Batam nomor 1 tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu di kota Batam. Untuk itu, Ardiwinata menjelaskan kalau kegiatan seperti ini akan diupayakan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dikembangkan dengan berbagai inovasi yang mendukung kemajuan dunia pendidikan, dan untuk dapat mendorong kemajuan pada sektor lainnya seperti pariwisata di Kota Batam.

“Kita pikirkan bagaimana ini dapat dikemas hingga menjadi agenda tahunan, untuk sekaligus memamerkan pariwisata dalam melestarikan keanekaragaman budaya yang ada di Tanah Air,” kata Ardiwinata lagi. (*)

Sumber : jawapos.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *