Warga Desa Kutajaya : Terima Kasih FPI, Sudah Mengirim Air Bersih Untuk Kami

Sukabumi, Perpek Media – Puncak musim kemarau mengakibatkan sejumlah daerah di Indonesia mulai mengalami krisis air bersih. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG,red) sebelumnya telah memprediksi kemarau tahun ini akan lebih kering, menyusul fenomena El Nino.

Dan kekeringan berkepanjangan ini dampak sulitnya air bersih dialami oleh warga Kampung Duren Gede, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat ini.

Warga kesulitan air bersih, sehingga mereka bersusah payah harus mencari air bersih daerah lain dengan menempuh waktu seharian. Mungkin yang mempunyai uang bisa membeli air bersih, tapi bagi mereka yang tidak memiliki uang tentu menjadi masalah besar dan harus mencari air bersih dengan jarak yang sangat jauh.

Sehingga pada Sabtu (14/09/2019) sekira pukul 17.00 wib mendadak Kampung Duren Gede RT 01/02, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat kedatangan mobil tanki isi 8000 liter air bersih.

Mobil tanki yang berisi air bersih 8000 liter tersebut bantuan dari FPI (Front Pembela Islam,red) DPRa (Dewan Pimpinan Ranting,red) Tugu Jaya dan Kuta Jaya yang dipimpin oleh Ustad Wahyu. FPI DPC Cigombong dibawah komando Ade selaku Ketua DPC sangat peduli dengan keprihatinan warga Kampung Duren Gede yang kesulitan air bersih.

Dengan membawa 5 (lima) personal, meski panas terik matahari. Semangat pasukan putih tersebut tampak begitu semangat dalam memberikan pelayanan kepada para warga yang mengantri air bersih.

FPI DPRa Tugu Jaya dan Kuta Jaya memiliki berbagai macam program diantaranya Bantuan Sosial Kemanusian yang sedang berlangsung adalah bantuan air bersih bagi warga Kampung Duren Gede, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurung, Kabupaten Sukabumi berjalan sesuai harapan.

Tampak antusias warga masyarakat berbondong-bondong untuk mengambil air bersih tersebut. “Kami warga masyarakat Kampung Duren Gede sangat terbantu, karena kemarau panjang. Jadi kami semua kesulitan air bersih,” ucap salahsatu warga yang enggan disebut namanya.

Mereka secara serentak mengatakan,”Terima kasih pada ormas FPI (Front Pembela Islam,red) yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya,” ucap warga yang sedang mengantri air dengan wajah gembira.

Mereka pun mengharapkan, agar ormas lain pun ikut serta dengan bansos kemanusian tersebut.

Atas penyampaian terimakasih warga masyarakat Kampung Duren Gede, Ustad Wayu selaku DPRa mengatakan,”Muhun sami-sami doanawe doati masyarakat sangat berharga, barudak sing di istiqomahken (Ya sama2 .doa nya aja,doa di masyarakat sangat berharga,rekan rekan biar istikomah,red),” pinta Ustad Wahyu melalui pesan singkatnya ia WA, Sabtu (14/09/2019).

Secara terpisah Robi, tokoh pemuda Desa Kutajaya memberikan apresiasi kepada FPI atas bantuan kemanusiaan tersebut. Robi mengatakan bahwa,” Sebagai tokoh pemuda terdkait program ini sangat ngebantu masyarakat yg sedang kesusahan air bersih. Mungkin dengan adanya program ini mudahan ormas yang lain bisa ikut berpartisipasi kedepannya,“ tegas Robi kepada Lapan6online.com, pada Sabtu (14/09/2019).

Untuk mengantisipasi, hal ini warga masyarakat harus lebih kooperatif dan informatif, jangan diam. Masyarakat juga harus bisa efisien dalam pemanfaatan air bersih, karena kemarau tahun ini akan berlangsung lama dan titik puncaknya nanti di bulan September ini. Dan semoga pemerintah sendiri wajib memberikan solusi untuk air bersih bagi warganya. (Neneng Ojang/Red/Lapan6online)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *