Langkah Mengatasi Dan Mengetahui WhatsApp Kamu Dibajak, Begini Caranya!

Jakarta, Perpek Media – Kasus peretasan akun WhatsApp aktivis Ravio Patra menjadi perbincangan yang cukup menghebohkan sejak kemarin (23/4/2020). Meski jadi perdebatan soal penangkapan Ravio, tapi imbas soal keamanan akun WhatsApp juga menjadi perhatian besar.

Bagaimana tidak, hampir semua pemilik ponsel pintar di Indonesia memiliki aplikasi tersebut. Wajar, bila pengguna waswas atas kasus Ravio.
Demi mengurangi rasa kekhawatiran berlebih kamu. Ada tiga cara untuk mengetahui, apakah akunmu sedang dibajak penjahat siber atau tidak.

Berikut cara mengetahui jika akunmu disadap dan cara mengatasinya, dikutip dari Digitbin:

1. Aktif di perangkat lain
Membiarkan akun WhatsApp kamu untuk tetap tersambung di web salah satu pintu masuk para hacker. Biasanya, hal ini terjadi atas kesengajaan atau kerap juga dilupakan.

Jika demikian, langsung cek dengan mengakses WhatsApp > klik ikon tiga titik di bagian kanan atas > pilih opsi WhatsApp Web. Informasi mengenai akun WhatsApp pengguna yang aktif di perangkat lain akan muncul.

Untuk memutuskan sambungan koneksi mencurigakan tersebut, pengguna dapat keluar atau log-out dari semua perangkat yang tertera pada WhatsApp web.

Agar hal ini tidak terjadi lagi, solusi paling efektif adalah mengonfigurasi WhatsApp dengan App Lock. Dengan cara ini, meskipun orang lain mencuri atau mengambil ponsel pengguna, orang tersebut tidak dapat mengakses aplikasi WhatsApp dan menghubungkannya ke PC atau aplikasi lain melalui WhatsApp web.

2. Nomor terdaftar di perangkat lain
Cara lain di mana seseorang dapat memata-matai WhatsApp adalah mengaktifkan akun di perangkat lain dengan mendaftarkan nomor pengguna.

Pada dasarnya, orang tersebut mendaftarkan nomor pengguna di ponsel lain dan memulihkan semua obrolan atau percakapan yang tersimpan dalam aplikasi. Siapa pun dapat melakukan ini dengan mengambil ponsel pengguna untuk menerima kode verifikasi yang dikirim WhatsApp.

Jika hal itu terjadi, pengguna akan melihat pesan “Ponsel ini tidak dapat diverifikasi” karena nomornya terdaftar di perangkat lain. Pengguna dapat memverifikasi ulang nomor pengguna untuk mendapatkan kembali akses akun.

Untuk mengatasinya, pengguna dapat mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah dengan membuka Pengaturan > Akun > Aktifkan verifikasi dua langkah.

3. Diretasnya file WhatsApp

Ini merupakan metode yang rumit untuk mendapatkan akses ke obrolan WhatsApp. Penyadap dapat mengakses obrolan bahkan dengan akun WhatsApp yang terkunci.

Penyadap akan menargetkan log obrolan WhatsApp, gambar, bideo, dan media lain di File Manager. Penyadap juga dapat mengirim file ke perangkatnya atau dapat menggunakan aplikasi cadangan otomatis seperti Backup Texts untuk WhatsApp dan mengirim email langsung semua percakapan pengguna di WhatsApp dalam teks biasa.

Cara terbaik untuk selamat dari ancaman semacam ini adalah dengan memperbarui WhatsApp secara teratur. Pembaruan terdiri dari patch keamanan dengan enkripsi cadangan. Selain itu, pengguna lebih baik memiliki kunci Aplikasi untuk File Manager.

*Sumber: teknologi.id

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *