Cuitan Hati Penjual Keong

Jakarta, Perpek Media – Keong sawah atau Pila ampullaceal termasuk jenis siput air tawar yang mudah ditemukan di aliran parit, sawah, sungai, serta danau. Biasanya keong sawah dikenal dengan tutut.

Keong sawah biasanya dikonsumsi oleh sejumlah masyarakat sebagai pengganti protein hewani dari daging. Bahkan sebagian masyarakat percaya bahwa keong sawah atau tutut memiliki khasiat tersendiri.

Berikut manfaat keong sawah bagi kesehatan, seperti dikutip dari berbagai sumber:

Keong sawah atau siput air mengandung protein sekitar 12 persen, kalsium 217 milligram, rendah kolesterol, 81 gram air, dan sisanya mengandung energi, protein, kalsium, karbohidrat, dan fosfor, semuanya terhitung dalam 100 gram keong sawah.

  1. Kandungan Gizi Tinggi
  2. Mengembangkan Kinerja Otak
  3. Menurunkan Kolesterol
  4. Mengatasi Diabetes
  5. Mengobati Ambeien
  6. Baik untuk Pertumbuhan dan Kepadatan Tulang
  7. Menjaga Kesehatan Rambut
  8. Mengatasi Jerawat dan Jaga Kesehatan Kulit
  9. Mengatasi Jerawat dan Jaga Kesehatan Kulit
  10. Sebagai Antiseptik Penyembuh Luka
  11. Mencegah Kanker
  12. Memperkuat Kekebalan Tubuh.

Dampak pandemik Covid-19 dirasakan Juga pedagang Keong rebus Dan Aneka Sate Keong biasanya Ma Keong Mangkal Di Pasar Malam Setiap Hari Jumat Dan Senin yang bertempat di Wilayah Kampung Muka RW 04,semenjak Pasar Malam di tiadakan Ma Keong hanya Mengandalkan Keliling di Perkampungan Padat Penduduk Yang berada di Kampung Muka Rw 04.

“Sebelum nya penghasilan dari menjual Keong rebusnya dan satenya sangat lumayan laris semnenjak wabah virus corona Penjualan Menurun drastis bahkan tidak habis di tambah Pasar Malam yang Biasa ada hari Jumat Dan hari Senin di Tiadakan ”, ucap Ma Keong.

Ma Keong Pedagang Keong dan sate keong Serta Sate Usus Ayam.Keliling yang berada di wilayah Kampung Muka RW 04 ,Kelurahan Ancol,Kecamatan Pademangan Jakarta Utara ini yang , karna semakin merebaknya wabah virus corona yang penularannya tidak kenal usia.

Ma keong berharap semoga wabah virus corona cepat berakhir, agar bisa beraktivitas seperti semula.

(Dede)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *