Mengenal Dan Mengenang Sosok Atlet Sepak Bola Andi Ramang Lebih Jelas

Jakarta, Perpek Media – PSM Makassar adalah klub tertua di Indonesia yang sampai saat ini masih eksis di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air. Berdiri pada 2 November 1915, Juku Eja sudah menyumbang puluhan pemain yang berkiprah di Timnas Indonesia.

Di antara puluhan pemain itu, ada satu pemain yang kental mewarnai perjalanan PSM dan Tim Garuda. Sosoknya bahkan tetap jadi pembicaraan sampai saat ini. Dia adalah Andi Ramang, penyerang bertubuh kecil ini jadi legenda dan mitos sepak bola Indonesia.

Andi Ramang ( lahir di Barru, Sulawesi Selatan,24 April 1924 – meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, 26 September 1987 pada umur 63 tahun) adalah pemain sepak bolaIndonesia dari PSM Makassar yang terkenal pada tahun 1950-an. Ia berposisi sebagaipenyerang. Dia pernah mengantarkan PSM ke tangga juara pada era Perserikatan serta pernah memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia.

Sosok Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah ada sejak Era Tahun 1950-an, bernama Andi Ramang yang berasal dari Indonesia dan pernah membuat salah satu kiper terbaik sepanjang masa (Lev) Yashin jatuh bangun menangkap bola.

Andi Ramang dengan postur tubuhnya yang tingginya hanya 156 cm tapi bagi para pemain (lawan) yang berbadan jauh lebih tinggi, besar, dan kekar, Sosok Ramang di anggap adalah Si Kurcaci Pembunuh.

Atlet Sejarah asal Indonesia ini Ialah pemain yang pernah mengejutkan dunia, dengan kelebihan tendangan yang keras, skill dan dribling luar biasa, serta heading mematikan itulah hal istimewa yang dimiliki oleh legenda besar sepakbola Tim Nasional Indonesia, Ramang.

Kakinya (Ramang) yang sangat kuat, seakan sulit untuk di cederai pada saat menggiring bola atau menghalau Tim lawan, kiper Yashin adalah saksi bagaimana pemain ini menunjukkan kemampuan luar biasa, kalau saja bukan karena ketangkasan dirinya (Lev Yashin) mungkin Uni Soviet sudah dipermalukan oleh Indonesia melalui Ramang.

Di saat Ramang memperkuat Timnas Indonesia, Andi Ramang yang identik dengan kaos nomor punggung 11 pernah mencetak 19 gol hanya dalam 5 pertandingan, itu terjadi pada Era Tahun 1953 ketika Indonesia tampil di suatu turnamen di Asia.

Tidak hanya Uni Soviet dan Lev Yashin yang kewalahan menghadapi Indonesia dengan Ramang-nya, tapi Jerman Timur juga pernah merasakan ketangguhan Si Macan Asia (Indonesia) bahkan mereka (Jerman Timur) hampir saja kalah.

Jika Andi Ramang muncul di era sepakbola masa kini bukan tidak mungkin ia akan diperebutkan dan menjadi sorotan dari banyak klub-klub besar dan mungkin penghargaan Ballon d’Or akan ia dapatkan.

Andi Ramang sebagai pesepakbola hebat yang pernah ada yang berasal dari Makassar, mungkin suatu saat akan muncul Ramang yang lain di Indonesia untuk menguatkan Sepak Bola Indonesia.

(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *