Ormas FBR Gardu 0137 ‘Si Bengal’ Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Dan Janda Lansia

Jakarta, Perpek Media – Ormas Kebetawian yang ada di Jakarta, yaitu Ormas FBR Gardu Si Bengal yang berada di Kelurahan Wijaya Kusuma , Grogol Petamburan, Jakarta Barat ini patut diacungin jempol, karena selalu komitmen menjalani arahan Korwil Jakarta Barat, Bang H. Mudjamil. Yaitu, setiap tahun menjelang Lebaran Idul Fitri dengan mengadakan Santunan Anak Yatim dan Janda Lansia.

“Kegitan ini terlaksana, sesuai arahan Korwil Jakarta Barat yang mengatakan wajib mengadakan santunan setiap menjelang lebaran”, Ujar Bang Ovet Selaku Wakil Gardu G 0137 si Bengal saat ditemui di Wijaya Kusuma, Senin (18/05/2020).

Dalam kegiatan santunan tahun Ini ada yang berbeda, Karena di tengah pandemi Covid -19 dan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  ini yang biasanya beliau mengumpulkan Anak Yatim dan Janda Lansia di suatu tempat. Namun, pada tahun Ini dilakukan secara Door To Door. Pembagian diserahkan langsung  Ke rumah masing-masing yang sudah didata dan menghimbau agar dirumah saja sesuai himbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bantuan tersebut didapatkan dari para donatur, anggota FBR dan hamba Allah SWT yang selalu mempercayai untuk menyalurkan sedikit rezekinya dan diberikan kembali ke penerima yang berhak.  Yaitu, para Anak Yatim/Yatim Piatu dan para Janda lansia/Dhuafa.

Masyarakat di wilayah Kelurahan Wijaya Kusuma khususnya sangat mengaspresiasi kegiatan santunan Ormas FBR ini, karena komitmennya setiap tahun selalu berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Harapannya semua ormas di wilayahnya masing-masing, supaya bisa berbagi juga kepada masyarakat yang membutuhkan agar citra ormas di mata masyarakat lebih baik lagi”, harap Bpk. Subadry salah satu RT setempat.

Bang Opet mengatakan semoga bantuan yang diberikan bisa  bermanfaat, dengan harapan mengurangi penderitaan masyarakat.

“Bisa berbagi hanya sedikit, walaupun menurut kami itu belum cukup untuk membiayai kehidupan mereka sehari -hari tetapi setidaknya kami ada di tengah masyarakat untuk bersama-sama merasakan dan bergotong – royong dalam penanganan pandemi Covid-19 seperti ini”, ujar Bang Opet.

(Agus Tiyano)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *