Nekat Mudik, Balik Jakarta Di Isolasi Di Masjid KH. Hasyim Asy’ari

Jakarta, Perpek Media – Pemerintah Kota Jakarta Barat memfungsikan Masjid KH Hasyim Asy’ari atau Masjid Raya Jakarta, Cengkareng, Jakarta Barat sebagai lokasi isolasi bagi para warga mudik yang kembali ke DKI Jakarta.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Warthini, sebagai langkah serius mereka dalam pencegahan Covid-19 di masa migrasi besar seperti mudik Lebaran.

“Kan enggak boleh mudik, tapi mereka tetap mudik. Ya sudah, kita taruh mereka di situ, isolasi dulu 14 hari,” ujar Kristy di Jakarta.

Kristy menyebut masjid tersebut menjadi tempat karantina pemudik yang bertempat tinggal di kawasan Jakarta Barat.

Masjid tersebut dikhususkan untuk menampung sebanyak 100 orang.

Para pemudik yang ditampung masuk ke masjid merupakan hasil penyekatan wilayah antara Dinas Perhubungan dan penegak hukum lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja, dan anggota Polri-TNI.

Pemkot Jakarta Barat telah memfasilitasi masjid tersebut untuk isolasi diri para pemudik, namun tidak menyiapkan makanan siap saji bagi mereka. “untuk makan, mandiri, ya mereka,” ujar dia.


Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Warthini mengatakan, hingga saat ini belum ada orang yang ditampung di lokasi isolasi tersebut.

“Belum ada yang ditampung,” kata Kristy.

Dia menyebut lokasi isolasi ini berlaku bagi seluruh Jakarta yang baru pulang setelah nekat mudik ke kampung halaman.

“Untuk semua warga yang domisili di wilayah DKI Jakarta harus isolasi dulu 14 hari,” katanya.

(Dede)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *