Warga Rorotan Budidaya Ikan, Manfaatkan Lahan Kosong

Jakarta, Perpek Media – Budidaya ikan di lingkungan warga RT 017 RW 07 Kelurahan Rorotan memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan kolam gizi dan pengembangan tanaman hidroponik. Secara swadaya, warga mempersiapkan kelengkapannya seperti 7 kolam ikan, 1 rak tanam hidroponik, bibit ikan dan sayuran hidroponik.

Gagasan untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi areal budidaya ikan dan sayuran hidroponik tersebut diketahui oleh seorang warga bernama Dedi Permana, warga RT 017 RW 07 Kelurahan Rorotan. Bersama warga lainnya saling bergotong royong menata lahan warga yang belum terpakai itu sebagai ladang produktif dan diharapkan bisa menambah penghasilan keluarga.

“Semuanya ini dilatar belakangi dari kondisi pandemi COVID-19 dimana berbagai aktivitas di luar rumah dibatasi dan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Dengan adanya kegiatan ini bisa menghilangkan kejenuhan dan tetap produktif. Kalau saya memang hobby bercocok tanam dan dirumah juga ada tanaman hidroponik,” ungkap Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (04/06/2020).

Ia tidak menginginkan di situasi pandemi COVID-19 ini melumpuhkan produktivitas masyarakat. “Jangan hanya berfikir kapan pandemi akan berakhir tapi isi waktu yang ada sekarang ini dengan sesuatu yang bermanfaat salah satunya kegiatan pembesaran ikan dan menanam sayuran hidroponik,” tegasnya.

Dijelaskannya, dari 7 kolam yang tersedia baru 3 kolam yang sudah terisi 1.500 bibit ikan lele dan mujaer. Sisanya, masih dalam tahap penyiapan sirkulasi air. “Ini masih tahap awal dan perlu pengadaan pipa paralon, terpal, pompa air dan sebagainya tapi kedepannya akan terasa ringan. Kita siapkan semua itu secara swadaya dan ada 20 orang yang aktif menjalankan kegiatan ini,” ujar Dedi.

Inovasi dari warga tersebut mendapatkan apresiasi dari Lurah Rorotan, Idham Mugabe. “Kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan ekonomi baru dan menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi COVID-19 dan ini murni seluruhnya dari swadaya masyarakat. Tentunya, Kelurahan Rorotan akan berkordinasi dengan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian serta Sudin Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara untuk mendapatkan dukungan dan pembinaan lebih lanjut,” tutur Lurah.

(M. Abdi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *