Gubernur DKI Jakarta Menyerahkan Bantuan Kepada Perwakilan Jemaah Gereja Katolik

Jakarta, Perpek Media – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada perwakilan jamaah gereja katolik, Vox Point Indonesia, di Balai Kota, Senin (8/6).

“Sekarang kita itu menghadapi tatanan dimana kita semua itu memiliki masalah dan rasa ingin membantu. Nah, Vox Point Indonesia merasa tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah. Untuk itu saya ucapkan terimakasih,” ujar Gubernur Anies.

Ketua Umum Vox Point Indonesia, Handoyo mengungkapkan terdapat dua paroki yang paling terdampak Covid-19. “Kami membantuk tim khusus dalam menangani jamaah terdampak Covid-19, terutama yang terdaftar sebagai jamaah pra sejahtera,” terangnya.

Penyaluran bantuan sosial bagi Jamaah Gereja Katolik akan dilakukan hari ini di dua lokasi yakni Paroki Cilincing di Gereja Salib Suci Jl. Tugu Raya No. 12 Tugu Utara sebanyak 441 kantong beras dan Paroki Tanjung Priok di Gereja Katolik Jl. Melati No.1 Rt 001/012 sebanyak 458 kantong beras.

“Kami mulai hari ini, sesuai dengan data jamaah pra sejahtera yang sudah terdaftar dan terverifikasi,” tutur Handoyo.

Salah satu penerima bantuan, Kristina, mengaku senang dengan adanya bantuan tersebut. “Saya berterimakasih kepada Pemprov DKI, terlebih di masa pandemi saat ini. Karena bagi saya yang sudah berkeluarga, ini sangat berarti,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah, mengungkapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap dampak diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada masa transisi kepada warga dari semua kalangan, termasuk didalamnya jamaah rumah ibadah.

“Saat ini diberikan kepada Jamaah Gereja Katolik Keuskupan Agung Jakarta sebanyak 899 jamaah berupa bansos Beras seberat 25 Kg/ jamaah,” terangnya.

Pemberian bantuan tersebut sebagai implementasi dari Pergub Nomor 51 tahun 2020 tentang PSBB pada masa transisi menuju masyarakat sehat aman dan produktif dan Kepgub Nomor 563 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan, Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan / Aktifitas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada masa transisi menuju masyarakt sehat, aman, dan produktif.

(Dede)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *