Pelayanan Terpadu Tatap Muka Di Kelurahan Mulai Dibuka, Dengan Beberapa Ketentuan

Jakarta, Perpek Media – Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi diberlakukan, pelayanan terpadu secara tatap muka di kelurahan mulai dibuka kembali dengan mematuhi aturan protokol kesehatan. Lurah Tugu Selatan, Sukarmin mengatakan, pembatasan jumlah pemohon didalam ruang pelayanan, penyekatan antara petugas dan pemohon di loket layanan, penggunaan masker dan cuci tangan pakai sabun sebagai syarat utama dalam layanan tatap muka.

“Setelah 2 bulan layanan tatap muka terhenti kini warga sudah mulai berdatangan ke kelurahan untuk mengurus berbagai keperluan seperti PM1, KTP, KK, KIA, akte kelahiran, surat kematian dan lain-lain. Namun, pelaksanaannya tetap mengacu pada protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19,” jelas Sukarmin saat dikonfirmasi, Senin (08/06/2020).

Untuk menghindari kerumunan warga, pihaknya juga membatasi jumlah warga yang berada didalam ruang pelayanan terpadu seperti hanya 4 orang yang berada diruang tunggu, 2 di loket pelayanan dan selebihnya harus menunggu diluar ruangan dengan kursi yang telah diatur jaraknya.

“Kami juga melibatkan Satpol PP Kelurahan Tugu Selatan untuk mengecek apakah warga sudah memakai masker atau belum dan juga mengatur tempat duduk pemohon sesuai jarak yang telah ditentukan. Sebelum masuk ke Kantor Kelurahan, mereka juga harus mencuci tangan pakai sabun di wastafel yang telah disediakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kelurahan Tugu Selatan, Anggia S Cawangie menerangkan, kunjungan warga di hari kedua pembukaan pelayanan tatap muka semakin meningkat. “Seperti halnya permohonan PM1 untuk keperluan nikah dalam satu hari bisa melayani 12 sampai 15 orang. Untuk mengurus perizinan dan non perizinan masih tetap menggunakan layanan online karena baru membuka layanan konsultasi,” terangnya.

(Anthony)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *