Puskesmas Dan Kelurahan Tanjung Priok Adakan Sampling Rapid Test

Jakarta, Perpek Media – Puskesmas dan Kelurahan kec Tanjung Priok adakan Sampling Rapid Test (test cepat massal) di 3 RW di Kelurahan Sunter Jaya yang bertempat di MTSN 39, Kegiatan ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Tanjung Priok. Selasa (10-06-2020).

Lurah Sunter Jaya Sahroni mengatakan jika hari ini Kelurahan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan (PKC) Tanjung Priok melakukan Rapid Test.

“Dari tiga Rukun Warga (RW) yang dipilih, yakni RW02, RW03 dan RW09, ada 200 warga yang kita ikut sertakan dalam sampling Rapid Test kali ini,” katanya.

Menurut Sahroni, dipilihnya warga dari ketiga RW tersebut karena lingkungan tersebut bisa dikategorikan sebagai zona merah Covid-19.


“Ketiga RW tersebut merupakan rw zona merah dan beberapa warganya ada yang terdampak Covid-19. Dengan adanya Rapid Test, diharapkan dapat membantu melacak sekaligus mengurangi penyebaran Corona disana,” tuturnya.

Sahroni juga mengingatkan buat RW-RW yang masih dikategorikan sebagai zona hijau untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Butuh kerjasama banyak pihak, kami dari Pemerintah akan terus berusaha melakukan yang terbaik. Warga harus lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang sudah diberikan pemerintah, karena penyebaran Covid-19 ini tidak akan berhenti jika warga tidak membangun kesadarannya sendiri,” tuturnya.

Sementara Kepala Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Ahrahayati Wildany mengatakan telah menyiapkan 200 perangkat rapid test untuk warga dari ke 3 RW di Kelurahan Sunter Jaya.


“Sebelum warga menjalani rapid test, mereka di screening terlebih dahulu apakah ada penyakit seperti jantung, diabetes mellitus atau penyakit bawaan lainnya,” ungkapnya.

Jika nantinya ada warga yang terindikasi dari hasil rapid tesnya reaktif/positif, Ahrahayati menyarankan segera melakukan isolasi.


“Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan swab test. Dalam jeda waktu menunggu hasil itu keluar, kami sarankan untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah ataupun tempat isolasi yang disediakan oleh Pemerintah Daerah ataupun Pusat,” ucapnya.

(M. Abdi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *