Pedagang Pasar Rawabadak Akan Berlakukan Sistem Ganjil Genap

Jakarta, Perpek Media – Pedagang Pasar Rawabadak, Kel Rawabadak Utara, kec koja, jakarta Utara, akan berlakukan sistem ganjil genap sesuai Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 yang sudah dikeluarkan kebijakan ganjil genap hanya berlaku bagi pasar Non pangan dan untuk pedagang Pangan belum ada surat edarannya, peraturan ini diambil karna dinilai pasar menjadi tempat yang paling rentan terhadap penularan Covid-19.

Menurut informasi yang diterima, setelah Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan sidak ke Pasar Kramatjati keluar instruksi lisan bahwa kebijakan ganjil genap juga akan berlaku bagi Pasar Pangan, hal ini membuat ketar ketir sebagian pedagang pangan.

Saat ditemui team Perpek dilokasi dagangnya Sabtu (13-06-2020), Salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan”Pedagang kelontongan sehari buka sehari tutup gak masalah, Nah ini sayuran kalo tidak di jual langsung, sehari aja dah pada busuk,” ungkapnya.

Sebagian pedagang sayur mayur, daging, terutama yang tidak setuju bila benar diberlakukan ganjil genap untuk pedagang pangan.

Hikmah selaku Kepala Pasar Rawa badak, juga menegaskan melalui pengeras suara “Namun apa yang telah menjadi ketetapan kepala pasar jaya berdasarkan surat pemberitahuan atau aturan Pemda DKI periode PSBB masa transisi harus tetap di laksanakan oleh para pedagang, soal mekanisme atau caranya belanja dan menjual Sayuran dipikirkan dari sekarang, sehingga pada saat pelaksanaannya nanti tidak merepotkan dan menimbulkan hal yang tidak di inginkan,” tegasnya kepala pasar.

Rencananya Pasar Rawa Badak akan memberlakukan Ganjil Genap yang dikenal dengan sebutan Pasar Komplek, mulai hari Senin depan (15-06-2020).

(Farhan)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *