Hut Kota Jakarta Ke 493, Pemkot Jaksel Gelar Upacara Perayaan

Jakarta, Perpek Media – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menggelar upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-493 Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (22/6).

Berjalan dengan khidmat, upacara yang dipimpin oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali sebagai Inspektur Upacara itu, diikuti oleh para kepala SKPD/UKPD Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Mereka hadir lengkap dengan menggunakan pakaian khas Betawi yakni Sadariah untuk pria dan kebaya Encim untuk wanita.

Di hadapan para peserta upacara, Marullah membacakan sambutan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, yang mengatakan bahwa HUT Jakarta kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

HUT DKI Jakarta ke-493 kali ini, Jakarta, bahkan seluruh dunia tengah mengalami cobaan pandemi COVID-19. Jakarta menjadi epicenter pertama di Indonesia, walau kini kondisinya mulai terkendali. “Pandemi COVID-19 yang juga menimpa Jakarta bukanlah pandemi yang pertama kalinya. Seabad yang lalu, 1918 pandemi Spanish Flu yang melanda dunia juga terdampak pada Jakarta, namun saat itu kita mampu melewatinya,” ujarnya.

Dilanjut Marullah, Kota Jakarta telah melewati tantangannya. Bencana dan cobaan silih berganti datang. Bencana alam, krisis kesehatan, krisis ekonomi, hingga krisis sosial telah dialami. Namun Jakarta mampu menghadapi.

“Kini, kita menjadi generasi yang diberi tantangan melawan musuh yang tak terlihat. Virus yang menulari tanpa melihat latar belakang yang ditulari. Dan kini dengan izin Allah dan dengan secara bersama-sama, kita akan kembali membuktikan bahwa Jakarta akan mempu melewati cobaan besar ini,” tuturnya.

Marullah juga menyampaikan, pembangunan kota boleh tertunda. Tapi menyelamatkan warga justru semakin terganda. Pertemuan fisik antar warga boleh berkurang. Tetapi solidaritas semakin berkembang. Ekonomi boleh kontraksi namun tekad Jakarta akan kembali berdiri.

“Inilah saatnya kita bersatu. Para tenaga kesehatan yang melindungi nyawa warga, para petugas keamanan lingkungan, para pekerja yang memastikan kebutuhan hidup warga terpenuhi, para guru yang terus memberikan pendidikan jarak jauh pada ada, para ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang turut menjaga dan memberikan pemahaman kepada warga, para aparat wilayah yang bergerilya melindungi kampungnya, para warga yang begitu disiplin mengikuti protokol kesehatan. Anda lah pahlawan dari perjuangan ini, mari kita teruskan hingga tuntas. Insya Allah kita menang, dan kita akan kembali ke Jakarta yang dahulu, namun berubah menjadi Jakarta yang lebih baik,” ujarnya. []

Oleh: Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *