Tempe Beracun, Tempe Bongkrek, Dari Mana Racunnya

Jakarta, Perpek Media – Banyak orang yang hanya mengenal tempe kedelai. Padahal ada banyak jenis tempe yang berasal dari kacang-kacangan maupun ampas dari proses pembuatan tahu.

Bagi masyarakat Indonesia ada beragam jenis tempe. Hal ini didasarkan atas bahan baku dan cara penyajiannya. Ada tempe gembus, mendoan, menjes, lamtoro dan sebagainya. Namun dari sekian banyak jenis tempe, ada yang perlu diwaspadai. Pasalnya tempe jenis ini disebut-sebut mengandung racun, bahkan bisa berujung kematian. Tempe itu adalah bongkrek.

tempe goreng bongkrek

Tempe bongkrek adalah salah satu jenis tempe dari Jawa Tengah, atau lebih populer lagi dari daerah Banyumas, yang dibuat dari kacang kedelai dan ampas kelapa. Tempe ini seringkali menyebabkan keracunan karena terkontaminasi oleh bakteri Burkholderia galdioli yang menghasilkan racun berupa asam bongkrek dan toxoflavin, serta memusnahkan jamur Rhizopus karena efek antibiotik dari asam bongkrek.

Dengan seringnya terjadi keracunan yang bisa menyebabkan korban jiwa, pemerintah melarang penjualan tempe ini. Namun pembuatan secara diam-diam terus dilakukan karena rasanya yang digemari. Biasanya penanda amannya tempe bongkrek adalah bau, tekstur, dan rasa yang baik.

Tempe bongkrek yang berwarna kekuningan biasanya menjadi tanda keberadaan racun toxoflavin. Namun tempe bongkrek dengan warna yang normal masih menyimpan kemungkinan adanya bahaya.

(Dedi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *