Warung Makan Dan Minum Di Kelurahan Pluit Diawasi Tim Monitoring PSBB Masa Transisi

Jakarta, Perpek Media– Tim monitoring Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi Kelurahan Pluit turun langsung ke sejumlah lokasi warung makan dan minum untuk memantau aktivitas masyarakat di masa pandemi COVID-19. Kelonggaran aturan selama pemberlakuan PSBB masa transisi tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan protokol kesehatan.

kita pantau aktivitas masyarakat di warung ropang dan warung minum. Masih ditemukan pelanggaran dengan tidak menjaga jarak dan tidak disediakannya tempat cuci makan didepan pintu masuk sedangkan yang lainnya sudah cukup bagus,” jelas Lurah Pluit, Rosiwan saat dikonfirmasi.

Saat mendapatkan adanya pelanggaran di lokasi tersebut, pihaknya langsung memberikan arahan kepada pemilik warung dan pembeli untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

“Langsung kita tegur dan berikan himbauan agar penempatan tempat duduk customer diatur jaraknya, menyediakan wastafel dan dibatasi jumlah pengunjungnya hingga 50%. Semuanya itu harus diterapkan agar terhindar dari resiko penularan COVID-19,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menegur pemilik warung minum untuk mengecilkan volume musiknya agar tidak menimbulkan kebisingan dan jam operasional dibatasi hingga Pukul 23.00 WIB. “Adanya keluhan warga terkait kebisingan suara musik yang berasal dari warung tersebut. Sementara kita kasih arahan agar volume musik dikurangi,” ujar Rosiwan.

(Antony)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *