Sosialisasi Dan Silaturahmi Di Era New Normal GCI Jakarta Utara

Jakarta, Perpek Media – Dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi, Ketua Umum Guitar Community Of Indonesia (GCI) Puguh Kribo, melakukan kunjungan ke Sanggar Musik Tenuto di Jl. Duren RT 012 RW 13 Kel. Semper Barat Kec. Cilingcing, Jakarta Utara, Sabtu (25/07/2020) kemarin, bertemu dengan Daulat Manurung sebagai Ketua GCI Chapter Jakarta Utara, beserta para anggotanya.

Dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda tanah air, akibatnya kegiatan bulanan GCI dari berbagai daerah seperti di Cafe, Mall dan ruang terbuka terpaksa dihentikan, guna mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sebagai bentuk mendukung program pemerintah daerah dan pusat dalam penangan Covid-19, aktifitas kegiatan bulanan GCI sementara waktu dihentikan dulu, sampai kondisi udah kembali normal”, ujar Puguh.

Menyikapi kondisi dari dampak Covid-19, rupanya tidak membuat Puguh Kribo seorang gitaris berkepala enam dan pencetak rekor muri dunia ini berdiam diri, dalam pertemuannya dengan Ketua GCI Jakut. Puguh mengajak para member GCI untuk tetap berkarya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini.

“Jangan pernah menyerah apapun halangannya bahkan Covid-19 pun, berkarya, berkreasi menciptakan untuk dapat dinikmati masyarakat dan memetik hasilnya dari karya tersebut, dan tetap berdigital dalam penjualan karya” jelas Puguh.

Sambil menikmati kopi bersama para member GCI, yang dihadiri juga oleh anggota Oi Iwan Fals Jakarta Utara. Puguh memaparkan tentang perekrutan member GCI, event dan video online untuk kegiatan harian dengan tujuan memberikan peluang kepada masyarakat untuk tetap berkreasi selama pandemi.

“Supaya orang-orang tidak paranoid dengan virus corona, ayo kita berkarya kembali, buat kegiatan, dapatkan penghasilan secara online dari video performance dimedsos” tegas puguh.

Untuk diketahui, GCI yang memiliki member sekitar 23.000 yang tersebar di Indonesia ini, dimana membernya adalah para musisi dan pecinta musik. Jadi, GCI bukan hanya sebagai wadah atau kumpulan para gitaris saja. (Jie)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *