Nasib Perjuangan Guru Honorer Di Kota Palu

Sulawesi Tengah, Perpek Media – Tidaklah semudah menjalankan tugas sebagai guru honorer di kota Palu seperti halnya para guru honorer yang bertugas di Ibukota, Para guru honorer harus melewati lereng gunung Gawalise dengan berjalan kaki, belum lagi ketika hujan turun dengan sepatu yang penuh dibalut lumpur. Mereka tetap semangat mengunjungi tempat kediaman para murid tinggal, demi menyampaikan materi pelajaran.

“Tanpa rasa lelah walau digaji tidak sepadan dengan perjuangan yang diberikan oleh pihak sekolah SMP Negeri 14 Satap Sigi, Kec. Kinovora, Kab. Sigi, Sulawesi Tengah”, ujar Isnayanti salah satu dari guru honorer di tempat beliau mengajar.

Selanjutnya, sistem pembelajaran during dimasa pademi Covid 19 ini sangatlah melelahkan bahkan para guru honorer disana harus lebih mengencangkan ikat pinggang dalam mengatur keuangan agar bisa membeli paket internet untuk proses pemberian materi lewat online, dikarenakan dari pihak sekolah sering kali terlambat memberi gaji para guru honorer disana.

“Belum lagi didaerah kota Palu Sulawesi Tengah saat ini sering sekali ada pemadaman listrik setelah terkena musibah bencana alam tsunami 3 ( tiga) tahun silam hingga membuat proses belajar lewat online sering terhambat”, tambahnya.

Para guru honorer sangatlah berharap perhatian dari pemerintah demi kemajuan pendidikan di kota Palu Sulawesi Tengah.

(Iben)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *