Miris! Tak Sanggup Mengontrak Rumah, Tidur Dimana Saja Membawa Sepeda

Jakarta, Perpek Media – Miris, itulah yang terlihat dari seorang bapak bernama Suwarno yang hidup sebatang kara di DKI Jakarta. Kehidupannya terkatung katung dengan sepedanya menyisiri waktu. 20 tahun lamanya beliau merantau mengadu nasib di kota Jakarta bermaksud mengubah nasib. Namun semua sirna yang dihadapinya.

Mas Suwarno perantau asal daerah ini, menceritakan nasibnya kepada Tim Perpek Media. Beliau hidup sebatang kara, bekerja apa saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan ia tidur dimana saja dengan membawa sepedanya. Karena penghasilan yang ia dapat selama masa pandemi tidak jelas, sehingga tidak mampu untuk mengontrak rumah.

“Semenjak menginjakkan kaki di kota Jakarta, dari 20 tahun lalu sampai saat ini untuk mengubah nasib di ibukota, yang ada kini saya terkatung katung” ungkapnya saat diwancarai di Jln. Benyamin Sueb Jakarta Pusat, Kamis (20/8/20).

Semenjak lamanya di Kota Jakarta, beliau mengatakah sudah siln berganti profesi pekerjaan yang disandangnya, namun semuanya sirna yang dihadapinya, “Kehidupan semakin sulit, ditambah Indonesia dilanda wabah Corona yang berkepanjangan, mau sewa rumah kontrak tidak mampu,
terpaksa sepedaku ini jadi rumahku, berkeliling membawa semua kebutuhan untuk kehidupanku,” ujar Suwarno.

“Harapan saya semoga pemerintah bisa membantu subsidi tunjangan hidup dalam mengatasi perantau daerah yang terkatung-katung karena dampak pandemi, terutama masyarakat kecil” harapnya. (Antoni)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *