Lama Ditutup Karena Covid-19, Pendakian Gunung Tambora Di Bima Kembali Dibuka

Bima, Perpek Media – Setelah dalam waktu yang cukup lama ditutup, kini dua jalur pendakian Gunung Tambora untuk kawasan wilayah Kabupaten Bima kembali dibuka. 

Dua jalur pendakian tersebut diantaranya, jalur pendakian di Desa Piong di wilayah kecamatan Sanggar, yang biasanya untuk jalur Of Road atau Trabas, dan juga di jalur Kawinda To’i, untuk jalur tracking yang berada di wilayah kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Tambora wilayah Kecamatan Sanggar, Muhammad Sa’ad, mengungkapkan bahwa hampir seluruh jalur pendakian Gunung Tambora, baik di kawasan wilayah Kabupaten Dompu dan dua diantaranya adalah jalur pendakian yang berada di wilayah Kabupaten Bima, ditutup sejak 4 Januari 2020 lalu, akibat kondisi cuaca buruk yang tidak mendukung untuk aktifitas pendakian.

“Hingga penutupan tersebut diperpanjang akibat dampak dari pandemi Covid-19, dan saat ini secara keseluruhan semua jalur pendakian tersebut kembali dibuka mulai tanggal 1 Sepetember 2020,” katanya, Selasa (1/9/2020).

Sa’ad mempertegas, pembukaan seluruh jalur pendakian kawasan Gunung Tambora tersebut berdasarkan instruksi melalui surat edaran dari Balai Taman Nasional (BTN) Pusat. 

Sementara untuk para pendaki yang berasal dari dalam maupun luar daerah, wajib menunjukan surat keterangan bebas dari Covid-19. Sedangkan para pendaki yang juga dibatasi hanya 30 persen dari jumlah daya tampung Gunung Tambora. 

“Hanya diijinkan untuk bermalam selama dua hari satu malam, dengan tetap harus mentaati protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. (Fahriz/visionerbima.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *