Senjata Api Milik Spesialisasi Pencurian Kendaraan Bermotor Disita Polisi Dan Pelaku Diringkus

Jakarta, Perpek Media – Aparat penegak hukum berhasil menangkap pemilik senjata api ilegal di Tamansari Jakarta Barat. Tersangka berinisial AS (22) ditangkap lantaran kedapatan memiliki sepucuk senjata api beserta amunisi.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Abdul Ghafur mengungkapkan, berawal dari informasi masyarakat adanya transaksi penjualan sepeda motor yang diduga dari hasil kejahatan.

Mendapati laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan dan benar adanya transaksi penjualan sepeda motor. Namun sepeda motor yang dijual bukan hasil dari kejahatan melainkan motor yang masih dalam jaminan fidusia.

Dalam penyelidikan juga ditemukan foto senjata api rakitan dalam handphone salah seorang yang diamankan dan dari hasil interogasi, senjata api tersebut milik kawannya yaini tersangka AS.

“Selanjutnya anggota melakukan penggeledahan di tempat kamar kostnya di Jalan Maphar Tamansari Jakarta Barat.

Sehingga ditemukan barang bukti berupa senjata api berikut 3 butir peluru,” ungkap Ghafur, Selasa (08/09/2020).

Dijelaskannya, dari hasil interogasi terhadap tersangka, diketahui pula, AS mengakui pernah melakukan kejahatan pencurian kendaraan bermotor bersama rekannya (C) di wilayah Tanjung Priok dan Pademangan Jakarta Utara

Dari hasil penyidikan di dapat bahwa pelaku bersama rekannya telah melakukan pencurian beberapa kali di wilayah hukum polda metro jaya

“Dari pengakuan tersangka, sepeda motor hasil curian ia jual ke daerah Subang Jawa Barat sehingga anggota langsung melakukan penyelidilan dan menemukan barang bukti 1 unit sepeda motor jenis honda Scoopy,” jelasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Akp Lalu Mesti ali Mengatakan pihaknya juga tengah melakukan pendalaman perihal ditemukan nya senjata api tersebut

” senjata api tersebut digunakan atau tidaknya untuk tindak kejahatan pihaknya masih melakukan proses pendalaman Kembali ” Ujarnya

Akibat pembuatannya, terangka dijerat Pasal 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951. (Agus Bison)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *