Pemkot Jakut Libatkan Kader Dasawisma Untuk Sosialisasikan Penggunaan Masker Yang Benar

Jakarta, Perpek Media – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melibatkan kader dasawisma yang berada di kawasan pesisir untuk menjadi agen perubahan dalam mensosialisasikan perilaku penggunaan masker di lingkup warga. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker yang benar sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

“Jangan gunakan masker hanya sekedar formalitas atau takut dikenakan sanksi yang ada dalam peraturan tapi harus dipahami bahwa masker itu menjadi salah satu alat pelindung diri yang penting digunakan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Cara menggunakan masker yang benar dan aman juga harus diterapkan biar terhindar dari risiko penularan,” ungkap Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat memberikan arahan dalam forum sosialisasi perilaku penggunaan masker secara virtual di Ruang VIP, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (12/10/20).

Dalam forum tersebut dihadiri sebanyak 40 kader dasawisma dari 4 kelurahan yaitu Penjaringan, Tanjung Priok, Kalibaru dan Semper Timur yang menggambarkan karakteristik masyarakat di Jakarta Utara sebagai masyarakat pesisir. “Getok tularkan informasi tentang penggunaan masker yang benar kepada masyarakat. Saya harap kader dasawisma Jakarta Utara dapat berperan maksimal dalam mengajak warga di lingkungannya masing-masing untuk menggunakan masker sesuai SOP protokol kesehatan,” himbaunya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Yudi Dimyati bertindak sebagai narasumber dalam forum sosialisasi perilaku penggunaan masker di lingkup warga dan membagikan informasi seputar pemakaian masker dalam adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi COVID-19. “WHO menyebutkan bahwa penggunaan masker dan jaga jarak dapat mengurangi risiko penularan COVID-19 hingga 85%. Sedangkan penggunaan masker yang tidak benar tetap bisa menularkan virus,” terangnya.

Ia pun menjabarkan cara menggunakan masker non medis yang benar dan aman diantaranya cuci tangan sebelum menyentuh masker, periksa permukaan masker pastikan tidak rusak atau kotor, sesuaikan posisi masker pada wajah sehingga tidak ada celah dibagian samping. Kemudian masker harus menutup mulut, hidung dan dagu, hindari menyentuh masker saat dipakai, bersihkan tangan sebelum melepas masker, cuci masker dengan sabun atau detergen dan sebagainya.

Selain itu, ia menambahkan ada 5 cara pencegahan penularan COVID-19 yaitu pakai masker, cuci tangan, tutup mulut saat bersin dan batuk, social distancing, istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi. “Pandemi COVID-19 belum berakhir oleh karena itu terapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas,” pesan dr. Yudi. (*/Yulianti)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *