Cara Membuat Pupuk Dengan Cangkang Telur

Jakarta, Perpek Media – Saat memasak telur, biasanya cangkang telur kita buang begitu saja. Namun siapa sangka, cangkang telur yang biasanya dibuang begitu saja ternyata masih bisa untuk dimanfaatkan. Salah satunya adalah untuk membuat pupuk organik dan pestisida organik.

Tahukah kamu ternyata cangkang telur mengandung 98,2% kalsium karbonat, 0,9% magnesium, dan 0,9% fosfor. Membran cangkang terdiri dari 69,2% protein, 2,7% lemak, 1,5% air, dan 27,2% abu.

Kalsium karbonat merupakan unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman sebagai sumber nutrisi bagi tanaman agar tumbuh sehat. Bagi tanaman, kalsium berperan untuk menguatkan tanaman, merangsang pertumbuhan akar, serta untuk mempertebal dinding sel dan pembentukan biji. Tanaman yang kurang kalsium biasanya akan tumbuh kerdil, bunga gugur secara prematur, buah gagal terbentuk, mudah diserang hama seperti lalat buah, serta mudah busuk pada pucuk buahnya.

Dari hasil penelitian, dilaporkan bahwa pemupukan dengan unsur kalsium dosis 4g pada setiap polybag mampu memacu ketahanan tanaman vanili terhadap penyakit di pembibitan. Pemupukan unsur kalsium juga dapat berpengaruh terhadap hasil produksi tanaman tomat, yaitu meningkatnya volume dan bobot buah. Selain itu, berpengaruh juga dalam menekan terjadinya keretakan buah pada tanaman tomat.

Bagaimana cara membuat pestisida organik dari cangkang telur?

  1. Jemurlah cangkang telur ayam agar kering.
  2. Hancurkan cangkang telur ayam yang sudah kering tersebut hingga menjadi bubuk atau serbuk.

Berikut adalah cara-cara untuk memanfaatkan cangkang telur:

Sebagai wadah semai

Cangkang telur dapat digunakan sebagai tempat semai bibit, caranya adalah dengan melubangi pada bagian atas cangkang, kemudian tambahkan media tanam, basahi dan semai benih seperti biasanya. Pada saat bibit telah siap pindah tanam, remas dan remuk wadah cangkang telur dan tanam bersama dengan semaian ke dalam media tanam.

Dicampurkan ke media tanam

Cangkang telur dihancurkan hingga lembut, kemudian ditambahkan sedikit air dan 1,5 cup cuka. Selanjutnya dicampurkan pada media tanam kompos untuk ditebar. Pecahan cangkang telur ini akan terurai secara perlahan selama beberapa minggu.

Penangkal hama

Cangkang telur mengandung kalsium yang bisa menjadi musuh utama tanaman seperti siput, hama putih dan beberapa jenis hama lain. Siput, keong dan slug (siput tak bercangkang) adalah hama tanaman yang sering memakan tanaman muda. Seringkali benih yang baru dipindahkan ke tanah habis dimakan oleh mereka.

Itulah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari cangkang telur untuk tanaman. Jika kamu hendak mengonsumsi telur, jangan langsung dibuang cangkangnya ya. Kamu bisa mencuci cangkang telur tersebut kemudian mengumpulkannya dan memanfaatkannya untuk kebutuhan tanaman.

*Sumber: (Noe/Dnewsradio.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *