Modus Diberi Uang, Bocah Diperlakukan Tidak Baik

Jakarta, Perpek Media – Seorang pria berinisial SH (49) terpaksa diamankan pihak Polsek Kembangan Jakarta Barat, lantaran di duga melakukan pencabulan terhadap bocah lelaki AA (14).

Pelaku tersebut diduga melakukan aksi kurang baik tersebut di dalam sebuah ruangan yang ada di kantor RPTRA Kembangan.

Kapolsek Kembangan saat ditemui Kompol Iman Irawan mengatakan, “Aksi terakhir kali pelaku diketahui pada Sabtu 10 November 2020 lalu, pelaku memancing perhatian korbannya dengan iming – iming akan diberi uang”.

“Modus pelaku tersebut, melakukan aksi bejatnya dengan cara mengiming2 ngimingin korban dengan memberikan sejumlah uang untuk untuk dibuat jajan dan berusaha untuk tidak akan menceritakan aksinya bejat nya tersebut kepada orang lain ” ujar Imam,Selasa (17/11/2020).

Lanjutnya Imam “Merinci aksi nekad pelaku diduga melakukan tindak pidana pencabulan dengan cara membuka celana korban, pelaku pun langsung mengulum hingga menghisap penis korban” lanjutnya.

“Tidak sampai disitu pula, pelaku juga beberapa kali diduga memasukan kelaminnya ke anus korban, tangan korban juga disuruh memegang dan mengocok kelamin pelaku” ujar Imam.

Imam menjelaskan “Perbuatan bejat tersebut terungkap awalnya ibu korban mengetahui adanya dugaan terhadap perbuatan pencabulan” jelasnya.

“Ibu korban melihat isi Pesan whatsapp dihandphone miliknya dengan isi pesan WA ” AA MAU NGISEP ” nama kontak WhatsApp tersebut dinamai di Hanphone milik ibu korban bernama TOMLOL

Selanjutnya melihat isi pesan tersebut kemudian ibu korban menanyakan langsung ke pada anaknya dan didapat bahwa anaknya tersebut diduga sudah menjadi korban perbuatan cabul oleh pria berinisial ML Bin Sh ( 49 ).

Atas kejadian tersebut kemudian ibu korban langsung mendatangi Polsek kembangan untuk melaporkan kejadian bejat tersebut.

Tidak butuh waktu lama, polisi pun langsung mendatangi kediaman yang diketahui berdasarkan keterangan korban.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Akp Niko Purba langsung melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan alat bukti, setelah di yakini bukti cukup, pelaku berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku di kediaman nya di jalan Meruya Utara, Kembangan Jakarta Barat

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Akp Niko Purba menerangkan bahwa pelaku sudah melakukan aksi bejat nya tersebut kepada korban kurang lebih sebanyak 20 kali.

Pelaku juga pernah melakukan hal serupa dengan melakukan pencabulan terhadap anak (korban lain) namun tidak dilaporkan ke polisi hanya di selesai kan secara kekeluargaan.

Dari hasil penangkapan tersebut pihaknya mengamankan barang bukti berupa hasil visum, 1 bendel screan shot percakapan pelaku, 1 unit hp milik pelaku, 1 unit hp milik ibu korban yang digunakan oleh korban untuk komunikasi dengan pelaku, 1 buah kaos warna kuning milik pelaku, 1 buah celana traning warna hitam milik pelaku.

Atas perbuatannya pelaku di jerat Pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (Agus Tiyano)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *