Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Beli Produk Pangan dan Obat

Jakarta, Perpek Media – Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Etty Syartika menghimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas sebelum membeli produk pangan dan obat.

Himbauan ini merupakan suatu upaya agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan peredaran pangan dan obat yang dijual bebas.

“Saya menghimbau kepada masyarakat mulailah saat ini menjadi konsumen cerdas. Artinya ketika membeli suatu produk kita harus memperhatikan keamanan produk pangan dan obat seperti masa kadaluarsa hingga bentuk kemasannya,” kata Etty saat dikonfirmasi, Senin (14/12/20).

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Provinsi DKI Jakarta Safriansyah menambahkan, ada tiga pilar dalam pengawasan pangan dan obat yakni pemerintah, produsen, dan masyarakat. Ketiganya bertanggungjawab terhadap pangan dan obat yang beredar ditengah masyarakat.

Dianjurkan masyarakat dapat melakukan ‘Cek Klik’ sebelum membeli produk pangan dan obat, yakni cek kemasan, label, izin edar, dan masa kadaluarsa.

“Artinya pengawasan pangan dan obat tidak melulu pemerintah, namun juga ada produsen dan masyarakat yang telah mendapatkan edukasi,” jelasnya.

Jika mendapati pangan dan obat tidak sesuai ketentuan, dia menyarankan kepada masyarakat melaporkan hal tersebut. Laporan ini dapat kepada pemerintah, baik BB POM, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, maupun kepolisian melalui beragam kanal seperti pelaporan langsung, telepon, website, maupun media sosial.

“Kami sangat berharap masyarakat ikut berpartisipasi dalam pengawasan pangan dan obat ini,” tutupnya. (*/Antoni)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *