Hari Gini Masih Ada Jajanan Enak Cuma Seribu

Bogor, Perpek Media – Saat menelusuri sepanjang Jalan Raya Cibungbulang, Kp. Tank, Kab. Bogor, ada penjual Otak-Otak Bakar yang mengalih perhatian sedang memanggang makanan yang bentuk memanjang dibungkus daun pisang ini diatas bara api.

Walau hanya berjualan dengan booth gerobak yang minimalis, kebulan asapnya yang beraroma cukup menggoda. Ditambah cuaca yang mendukung, di Bogor sedang dingin-dinginnya, pada hari Minggu (24/01/2021) sore.

Saat mampir, Ekky (Penjual Otak-Otak Bakar) sedang asik mengipas-ngipas dagangannya, serta dibantu oleh Istrinya yang sedang menyiapkan pesanan para pembeli.

Sambil menunggu giliran, disekitar terlihat ada menu yang terbuat dari papan menempel didekat gerobaknya bertuliskan, Otak-Otak Bakar Rp. 1.000 dan Uli Bakar bumbu serundeng.

Ekky mengaku berjualan ala kaki lima tersebut, baru sekitar 2 Minggu.

“Saya tadinya kerja di salah satu perusahaan swasta, sambil ngojol (ojek online) juga, selain itu bantu-bantu istri di rumah buat tape uli dan aneka kue. Kalau dagang otak-otak bakar baru dimulai sekitar dua mingguan” katanya sambil ngipas uli bakar saat diwawancarai.

“Alhamdulillah, walau belum terlalu lama saya dagang ini, stok yang saya siapkan selalu habis” tambahnya.

Otak otak makanan tradisional yang terbuat dari ikan yang digiling hingga halus ini, bisa dikatakan mudah ditemui. Karena makanan khas pesisir ini memang sudah populer sejak dulu hingga kini.

Setelah matang, adonan otak otak bakar tersebut yang dibungkus dengan daun pisang, terasa tambah nikmat saat menyantapnya dicocol atau ditaburi dengan saus kacang buatan Ekky dan Istrinya.

“Untuk memasak otak otak bakar ini sebentar saja, hanya 2 menit sambil dibolak-balik. Kalau udah mateng, kupas daun pisangnya, dicocol deh otak-otaknya ke saus kacang. Mau cara makan saus kacang ditaburin langsung ke otak-otaknya juga boleh, seasiknya aja deh gaya makannya, heheheheh” kata Ekky dengan sumringahnya.

Selain Otak Otak Bakar, ditempat yang sama ia juga menjajakan Uli Bakar Bumbu Serundeng, di bandrol dengan harga Rp. 2.500/segumpalan tangan orang dewasa.

“Istri saya kan pembuat tape uli, udah dikenal sejak lama, resepnya juga sudah dari turun menurun. Pelangganya juga sudah banyak loh, karena memang ini uli bukan sembarang uli, ada kisahnya lah, panjang kalau diceritain, nah saya usul deh ke Istri biar ada menu uli bakar juga” terangnya.

Untuk diketahui, Ekky mulai buka dagang Otak Otak Bakar dan Uli Bakar setiap hari dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. (Jie/Sahdi)

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Hari Gini Masih Ada Jajanan Enak Cuma Seribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *