Tabrakan Beruntun, Mobil Sedan dan Boks Dihantam Truck Tangki Pengangkut CPO

Riau, Perpek Media – Tabrakan beruntun tak bisa dihindarkan, konon pengakuan sopir mobil pengangkut crude palm oil (CPO,red) kondisi mobil yang dikendarai remnya blong, alasan si sopir. Sehingga 2 unit mobil boks, 2 unit mobil sedan dihantam dari arah berlawangan, dijalur Indragiri Hulu, pada Minggu (10/01/2021) lalu.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban, hanya saja kondisi semua kendaraan tampak depannya hancur, 2 unit mobil boks hancur.

Seorang warga yang pada saat itu berada disekitar lokasi mengatakan bahwa, ”Sopir mobil minyak sempat tergencet, namun sudah dibantu ditolongin untuk dilepaskan. Tapi setelah dibantu dari gencetan itu, si sopir kabur,” jelas warga.

Meski tidak ada korban jiwa, namun kondisi 4 mobil tersebut tampak rusak cukup parah, 2 mobil sedan depannya ringsek, 2 mobil boks pun depannya juga ringsek, ditambah barang-barang yang ada didalam boks hancur berantakan, sehingga kerugian mencapai kurang lebih 90 jutaan.

Kemudian sopir mobil yang menjadi korban tabrakan tersebut melaporkan ke Polsek setempat, pelaporan diterima Polsek Rengkat dan kemudian diambil alih Polres Indragiri Hulu.

Anehnya, saat pihak korban mobil boks meminta pertanggungjawaban kepada pemilik mobil pengangkut CPO tersebut terkesan lari dari tanggungjawab.

Sementara itu, hasil SP2HP yang pertama (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pemeriksaan,red) Polres Indragiri Hulu dengan Nomor: B/85/I/2021/LANTAS tertanggal 08 Januari 2021 berdasarkan Laporan Polisi di Sat Lantas Polres Inhu Nomor : LP/ /I/LL/2020/RIAU/RES.INHU tertanggal 10 Januari 2021 tentang kecelakaan Lalu Lintas pada hari Minggu (10/01/2021) pukul 17:45 wib di Jl.Lintas Timur KM 184, Desa Kota Lama, Jembatan Umega, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, antara Mobil Mitsubisi Tronton Tangki No Pol BK 9482 CK yang dikemudikan oleh Ardi Wibowo datang dari arah Pekan Baru menuju arah Jambi, pada saat memasuki TKP (tempat kejadian perkara,red) bertabrakan dengan mobil Mitsubisi Box No Pol B 9786 JY yang dikemudikan BH 1885 GE dikemudikan Gimang, Mobil Mitsubisi Colt Diesel Box No Pol B 9371 JI dikemudikan Angga, mobil Toyota Lima Taxi (Vios) No Pol BM 1325 VI dikemudikan Ronal Setiawan, setelah tabrakan tersebut pengemudi Mobil Mitsubisi Tronton Tangki No Pol BK 9482 CK melarikan diri meninggalkan TKP, sehingga mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan (kerugian materiil) yang cukup parah.

Selanjutnya, SP2HP yang kedua, dengan Nomor : B/07/I/2021/LANTAS Tertanggal 18 Januari 2021 yang diterima Nuroso selaku pelapor bahwa laporan terkait Lakalantas tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan dalam waktu 14 hari guna mengumpulkan fakta-fakta, saksi dan bukti-bukti lainnya ke penyidikan perkara.

Secara terpisah, pihak pemilik minyak CPO saat dikonfirmasi terkesan lepas tanggungjawab. Bahkan melimpahkan persoalan tersebut ke pemilik jasa transportasi atau tronton tangki, kita tahu dong, jasa pengangkutan barang itu ada jaminan asuransi baik kendaraan mau barang. Apalagi barang yang diangkut ini adalah minyak CPO, harga dari CPO sendiri kan sangat mahal. pengakuan dari pemilik minyak bahwa ini sopir baru dan tidak tau siapa orangnya. Yang anehnya perusahaan pemilik minyak tidak tau orang yang membawa minyak mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak jasa transportasi dan pemilik minyak CPO belum ada keterangan terkait tanggungjawab atas rusaknya kedua mobil box tersebut. Dan diharapkan polisi segera mengungkap permasalahan ini. dan juga bisa terus dipantau status barang atau minya ini seperti apa.

Dinas Perhubungan bagaimana pendapatnya? Tentu harus diketahui juga, sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (Bem/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *