Pelestarian Budaya Lokal Kesenian Lesung Alu Desa Kelanga

Natuna, Perpek Media – Di Desa Kelanga Selain Memiliki Kesenian Tari Topeng Juga Memiliki Kesenian Lesung Alu. Untuk kesenian lesung Alu ada Sedikit sejarah tentang Lesung Alu itu sendiri, Rabu (3/03/20211).

Menurut Cerita tentang Lesung Alu, dulu ada satu keluarga yang tinggal di hutan yang mempunyai 7 anak laki – laki, mereka menanam padi tadah hujan karena dulu tidak ada mesin penggiling padi. sehingga padi yg sudah panen di tutu menggunakan lesung dan alu. karena bunyi alu yg di tutu kan ke lesung berbeda, maka dari situlah terinspirasi oleh suara binatang di hutan seperti burung, kodok dll jadi di padukan bunyi alu tadi menjadi irama yang menghasilkan irama/lantunan yang sangat merdu.

Lesung alu sendiri terdiri dari dua bagian yaitu: Lesung dan Alu.
Kesenian Lesung Alu di mainkan 7 orang terdiri dari : 4 orang/alu. sebagai nada :
1.disebut alu tong
2.disebut alu gam
3.disebut alu teu
4.disebut alu tik
Dan 3 orang/alu sebagai pelagu dan cantil.

Kesenian Lesung Alu ini tetap terus di budayakan karena Kesenian Lesung Alu adalah Warisan Leluhur disana. untuk melestarikan Kesenian Lesung Alu para Tokoh/Pelaku Seni dan masyarakat Menggandeng Karang Taruna yang mana terdiri dari pemuda dan pemudi asli warga Desa setempat.

Agar Tetap lestari Budaya Lokal Kesenian Lesung Alu Sering Dimainkan di acara – Tertentu dan sudah pasti menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan lokal atau wisatawan mancanegara jika berkunjung ke Natuna khususnya ke Desa Kelanga Kec Bunguran Timur Laut.

(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *