Kisah Tongkat Rotan Al Habib Sholeh Bin Abu Bakar Alaydrus

Oleh: Ryan Pratama

Jakarta, Perpek Media – Habib Sholeh bin Abu Bakar Alaydrus kelahiran Lawang Malang, tinggal di Palu Sulawesi Tengah. Beliau dikenal dengan julukan sebagai Habib Rotan dari Poso.

Dikenal demikian karena beliau selalu membawa tongkat rotan saat terjadinya konflik di kota Poso. Tongkat rotan yang kalau dipukulkan ke orang sekali saja bisa langsung meninggal dunia. Bahkan dari jauh, belum terkena pukulan pun, bisa langsung meninggal dunia.

Setiap hari beliau dan santrinya selalu mengamalkan Dzikir Ratib Al Haddad “Ini rotan gak ane isi senjata apa-apa, ane cuma isi tongkat rotan ane pake Ratib Al Haddad” kata Habib Rotan.

Melalui Majelis Dzikir, beliau membimbing ribuan warga di poso “Saya punya ribuan Majlis Dzikir…” lanjutnya.

“Di Majlis Dzikir, warga diajak baca apa, habib?, tanya saya.

“Rotibul Haddad” jawab habibana.

“Itu saja?” bertanya lagi.

” Iya itu saja” Katanya.

Terkait kisah Kesaktian tongkat kayu rotan Al Habib Sholeh bin Abu Bakar Alaydrus Palu memang masyhur di kalangan masyarakat.

Sosok Habib Rotan bukanlah sosok yang menyeramkan, justru beliau sosok yang sangat indah, sejuk dan menyenangkan siapa saja yang datang kepadanya.

Dakwahnya di berbagai pelosok penjuru Indonesia menjadi bukti nyata sang habib yang tak pernah kenal lelah untuk menyapa semua warga agar mendapatkan ilmu dan keberkahan dari Allah SWT.

Kisah hidupnya tak lain meneladani jejak kakeknya, yakni Nabi Muhammad SAW. Para cucu Nabi adalah cahaya bagi manusia di muka bumi ini.

Mari kita terus mendekat dan mengais berkah dari para habaib, sehingga kelak bisa bertemu Nabi Muhammad SAW. ***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *