Tradisi Nyekar, Sebagian Makam Tergenang Air

Jakarta, Perpek Media – Menjelang bulan Ramadhan 1442 hijriah, sebagian masyarakat melakukan tradisi nyekar di Taman Pemakam Umum (TPU) Budi Darma Semper Jakarta Utara, yaitu menabur bunga dan mendoakan leluhur mereka.

Para pengunjung yang hendak melaksanakan Nyekar mulai berdatangan satu persatu.

“Para peziarah yang datang untuk ziarah di makam keluarganya dan sanak saudaranya yang wafat untuk mendo’akannya, tapi ada sebagian makam yang tergenang air” ujar Ruslani Peziarah, di TPU Budi Darma Semper, Minggu (11/04/2021).

Nyekar bisa dikatakan sebagai mengobati rindu meski hanya melihat pusaranya saja. Sambil mendoakan dan tabur bunga juga, biasanya peziarah juga membersihkan dan menyiram makam yang dikunjungi. Maka tak heran kalau menjelang Ramadan, TPU akan ramai orang dan bersih setelahnya.

“Memang sangat beda suasana hari ini, dibanding hari-hari biasa di sekitar TPU Budi Darma, pedagang kembang hari biasa bisa dihitung jari, namun ketika sudah memasuki jelang ramadhan pedagang kembang bertumpah ruah, kesempatan bagi mereka untuk mengais rejeki dari peziarah yang datang” lanjut Ruslani.

Masih di tempat yang sama, sebagian makam yang tergenag air pun membuat para keluarganya yang melaksanakan Nyekar dari kejauhan, seperti salah satu pengunjung yang berharap juga agar genangan air tersebut segera bisa diperbaiki.

“Harapan saya, kedepannya makam yang tergenang air ini bisa diperbaiki, agar kita pun bisa lebih baik mengirim doanya” harap Sobirin pengunjung TPU. (Antoni)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *