Sate Kulit Hulubanteng Lor, Sepuluh Ribu Banyak Amat!

Cirebon, Perpek Media – Setelah melaksanakan solat tarawih di bulan ramadhan 1442 hijriah / 2021, kita menelusuri wilayah Kabupaten Cirebon, mencari makanan untuk memanjakan selera yang tertahan karena seharian berpuasa.

Saat melintasi wilayah Desa Hulubanteng Lor, Kecamatan Pabuaran. Pandangan tertutup oleh kebulanan asap dari sebuah saung kecil yang berada dipinggir jalan di kawasan rumah penduduk. Tepatnya di Blok Wage RT. 004 / RW. 02

Seorang ibu dengan usia sekitar 50 tahunan sedang asik mengipas sate di lapak sederhana tempat ia berjualan.

“Saya sudah lapan tahunan jualan ini, alhamdulillah…, berkah mas” kata Wartiah sambil mengipas saat diwawancarai, Jumat (23/04/2021)

Dalam pantauan, ternyata sate kulit berkerumun disebuah baskom beserta disekelilingnya ada wadah lain yang berisi rempah-rempah untuk mengolah sate tersebut.

“Ini satenya dari kulit kambing, ada juga jeroan. Racikannya saya buat sendiri dari turun menurun” lanjut Wartiah.

Setelah berbincang-bincang sebentar bertanya perihal sate kulit olahan Wartiah, langsung saja kita pesan satenya sambil mewawancarai.

Sontak kita pun terkejut, setelah Sate Kulit yang disajikan siap disantap. Banyak banget!

Wartiah mengatakan, Sate Kulit satu tusuknya hanya dibandrol seribu rupiah. Yang membuat terkejut adalah irisan kulit kambing dan jeroan disetiap tusukannya ada yang berjumlah 5 sampai 7 buah yang diperkirakan sebesar jempol orang dewasa.

Sate Kulit dibumbui dengan sambal kecap dengan irisan cabe rawit, tomat dan bawang merah, bisa menjadi lauk pauk disantap dengan nasi atau lontong. Kita juga bisa pesan tingkat kepedasa sesuai selera.

Nah…, bagi kamu yang sedang melintasi kawasan tersebut, tepatnya di Blok Wage RT. 004/ RW. 02 Desa Hulubanteng Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Wartiah buka lapaknya setiap hari dari pukul 20.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. (Jie)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *