Dulu Security, Kini Pengusaha Telur Asin Rumahan di Rusunawa

Jakarta, Perpek Media – Pelaku Usaha Rumahan Telur Asin di Rusunawa Daan Mogot Tower I dan II Pesakih, Jakarta Barat bernama Kuspriyadi (43) saat di masa Pandemi Covid-19 ini mencari kerja sangat susah, sehingga dia membuat usaha rumahan telur asin.

“Saya aja dulunya sebagai security, saya dirumahkan tanpa pesangon, usaha ini baru tiga bulan dilakukan,”ujar pelaku usaha rumahan telur asin kuspriyadi saat disambangi team perpek.com, Rabu (28/4/2021).

Masa Pandemi Covid-19 ini kata dia, memang untuk bertahan hidup untuk mencari rezeki menjadi karyawan kantor sangat sulit, harus kreatif dalam dunia berusaha, ditambah lagi banyak pedagang – pedagang baru yang bermunculan demi memenuhi kebutuhan hidup.

Kata Supriyadi dengan sapaan akrabnya bang Blek, untuk jenis telur asin ini ada dua macam, pertama telur bebek yang dihasilkan dari bebek angon, lalu yang kedua bebek kandang. tapi untuk peminatnya banyak yang mencari telur asin dari bebek kandang.

“Bebek kandang menghasilkan manik merah, sedangkan bebek angon maniknya warna kuning,” katanya.

Bang blek menambahkan Alhamdulillah untuk satu minggu bisa terjual 1500 butir, itu semua di pasarkan langsung ke masyarakat untuk merasakan telur asin bikinannya, karna masa proses telur asin itu panennya 14 hari.

“saya langsung ketuk pintu ke pintu warga untuk menawarkannya, harga perbutir saya jual 3000 perbutir, alhamdulillah menjadi langganan,” ucapnya.

selanjutnya, apabila ada yang berminat untuk memesan telur asin buatan saya dapat menghubungi di nomor HP 081294694886/081280683464.

(Erik)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *