Bidan Desa Kurungan Nyawa III, Minta Masyarakat Aktif Datang Ke Posyandu Balita

Sumatera Selatan, Perpek Media – Posyandu Harapan dan Gembira Desa Kurungan Nyawa III melaksanakan kegiatan Posyandu Balita. Meminta masyarakat aktif untuk datang ke Posyandu.

“Harapan kami agar kader lebih aktif dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya, meminta kepada masyarakat harus aktif dalam kegiatan posyandu ibu hamil, bayi balita untuk datang ke posyandu” ujar Bidan Desa, Leni Sari saat diwawancarai, Senin (21/06/2021)

Kegiatan dilaksanakan setiap sebulan sekali oleh Bidan Desa, Perawat Desa beserta Kadernya dan juga Ketua Team Penggerak PKK Ibu Desi Norita di Balai Desa Kurungan Nyawa III, Kab. Oku Timur.

“Kegiatan posyandu balita ini dilaksanakan setiap sebulan sekali, meliputi pendataan, pemeriksaan ibu hamil, penyuluhan tentang edukasi ibu hamil (KEK), imunisasi, pembagian masker, penimbangan anak dan makanan tambahan ” lanjutnya.

Turut hadir Dinas kesehatan Puskesmas setempat Sukaraja untuk monitoring jalannya kegiatan posyandu.

Ketua team penggerak PKK , Desi norita mengatakan “Sangat mendukung kegiatan posyandu yang rutin dilaksanakan satu bulan sekali ini karena sangat bermanfaat dalam membangun kesehatan , serta memberi kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk kesehatan ibu dan anak” ungkapnya.

Hal senada, juga diucapkan kepala Desa Kurungan Nyawa III, yang hadir saat pelaksanaan posyandu “Harapan saya selaku pemerintah desa yang baru terpilih saya menaruh harapan kepada seluruh perangkat dan elemen masyarakat untuk saling bahu membahu untuk kemajuan desa kita,untuk itu mari kita bersama-sama untuk menggiatkan kegiatan dan mendukung program program pemerintah pusat, daerah maupun kabupaten” ujar Bp.Sunariyo.

“Dan saya mengapresiasi kepada seluruh ibu PKK dan bidan desa,desa kurungan nyawa III yang sudah melaksanakan posyandu balita, bumil dan lansia tentunya dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan dimasa pandemi ini, dan saya meminta ke pemerintah Pusat untuk memperhatikan kesejahteraan Bidan desa, perawat desa dan kader kadernya karna sebagai garda terdepan sebagai pelayan kesehatan disaat pandemi saat ini ” tutupnya. (Erik)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *