Antisipasi Peredaran Narkoba Jelang Nataru, Polres Jakbar Kepung Kampung Ambon, Lima Orang Diamankan

Jakarta, Perpek Media – Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Kampung Ambon, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat kembali diobrak-abrik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu (22/12/2021) kemarin.

Razia narkoba tersebut untuk mengantisipasi peredaran narkoba saat momentum pergantian tahun.

Sehingga, di Jakarta Barat tidak ada masyarakat yang merayakan pergantian tahun dengan pesta narkoba.

“Sebentar lagi ini ada Natal dan Tahun Baru, tentunya ini antisipasi supaya zona rawan peredaran narkoba tidak lagi mengedarkan barang haram tersebut,” tegas Ady, Kamis (23/12/2021).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Danang Setiyo menambahkan, di komplek Permata ini sudah menjadi Kampung Tangguh.

Sehingga, dirinya bersama Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Purnama Oktora terus menggencarkan operasi narkoba di sana agar bebas dari peredaran narkoba.

“Ini sifatnya kegiatan itu adalah kegiatan bagian di Kampung Tangguh yang di Komplek Permata jadi kegiatan patroli rutin, patroli itu kan kapan saja bisa siang bisa malam bisa sore bisa pagi,” lanjut Danang.

Danang melanjutkan, dalam operasi ini ada sebanyak lima orang diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Lima orang tersebut diamankan lantara hasil pemeriksaan urine positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Meski begitu, pihaknya tidak menemukan barang bukti narkoba jenis apapun dan kelimanya dikirim ke panti rehabilitasi Ciputat, Tangerang Selatan.

“Kalau kemarin yang ditemukan ada rumah kosong terus di dalamnya ada alat-alat dipakai untuk hisap, kemarin engga ditemukan barang bukti narkoba,” ujar Danang.

Danang menegaskan, pihaknya tidak bakal berhenti melakukan razia di lokasi rawan peredaran narkoba.

Karena di Jakarta Barat ada dua kampung narkoba yang menjadi titik fokus membuat zona narkoba.

Kemudian ada juga penyuluhan narkoba agar kampung Ambon dan Boncos bisa terbebas dari peredaran.

“Penyuluhan tujuannya untuk bahwa negara hadir disitu untuk menciptakan rasa aman nyaman buat masyarakat,” ucap dia.

(Dedi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *