Pamdal & PJLP Perawatan Distamhut DKI Jakarta Jalin Silaturrahmi Dengan Bukber Ramadhan 1443 H

Jakarta, Perpek Media – Setelah 2 (dua) tahun menahan diri untuk saling bertatap muka, akhirnya Ramadhan 1443 Hijriah – 2022 Masehi sebagai momen paling berharga bagi seluruh Jajaran di 5 (lima) Wilayah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut,red) DKI Jakarta.

Kegiatan yang sebelum pandemi, jajaran Distamhut DKI Jakarta dengan rutin mereka menggelar berbagai macam kegiatan, namun sejak 2 tahun pandemi ini seluruh kegiatan di Taman ditiadakan.

Maka, pada Bulan Suci Ramadhan 1443 H-2022 M ini, Jajaran dari 5 (lima) wilayah Distamhut DKI Jakarta menggelar acara Buka Bersama (Bukber,red) PJL Perawatan dan Pamdal Distamhut yang bertempat di Musholla Insan Kamil, Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (09/4/2022).

Momen Ramadhan 1443 Hijriah – 2022 Masehi adalah momentun paling suci bagi umat Muslim se dunia untuk mendekatkan diri kepada Sang Kholiq.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ir.H.M.Fajar Sauri, M.Si, Kepala Bidang Taman, Muhammad Ali, M.Si, Kepala Seksi Bidang Taman, Haris Supriyono Korlap Wilayah Selatan, Sunaryo Korlap Wilayah Utara, Ketut Suwandra Korlap Wilayah Timur, dan seluruh Komandan Regu (DANRU,red) Pamdal Distamhut DKI Jakarta.

Dalam acara BUKBER tersebut sebagai penceramah Ustad Ahmad Doni, S.Pd.I, dalam kuliah tujuh menitnya (Kultum,red) ia mengatakan bahwa,” Pertama-tama yang kami hormati Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Bapak H. Ir. Muhamad Fajar Sauri, M.S.i mudah-mudaan kita doakan beliau selalu panjang umur, sehat, berkah dunia akhirat. Aamiin ya rabbal alamin. Alhamdulillah kita selalu bersyukur kepada Allah Swt, kita kumpul disini bermunajah, bertatap muka, kita bersalaman. Insya Allah, mudah-mudahan dosa dosa kita diampuni Allah Swt, dimana di bulan Ramadan ink kita diperintahkan untuk selalu menjalani semua ibadah dalam bentuk apapun dimanapun berada, dijalanan pun kita bisa berbuat kebaikan. Dan yang penting dari bulan Ramadan adalah bagaimana kita sebagai umat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kualitas diri, sekaligus meraih berkah dari rangkaian berbagai ibadah. Intinya kita tidak hanya melewati bulan Ramadan seolah-olah sekadar tidak makan dan minum saja, tentunya itu akan sangat disayangkan,” ujarnya.

Kemudian, “Kualitas diri yang dimaksudkan olehnya adalah kualitas fisik, kualitas kecerdasan dan kualitas mentalitas seseorang, sebagai umat yang beriman.”Pertama yakni meningkatkan kualitas fisik yang seperti apa? Tentu bulan Ramadan ini melatih kita untuk seperti menghindari makanan yang tidak bermanfaat dan yang berbahaya buat tubuh kita,”imbuhnya.

Masih menurut Ustad Doni bahwa,“Berpuasa berperan untuk melatih kualitas kecerdasan. Menurut dia, di bulan Ramadhan umat senantiasa dilatih untuk memilih hal baik dan meninggalkan keburukan. Sehingga umat menjadi cerdas yang diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi untuk umat, bangsa dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan,”Ketiga, memperbaiki mentalitas kita dari yang sebelumnya cepat marah, cepat mengeluarkan narasi yang tidak baik, atau mengeluarkan narasi yang suka menyakiti orang lain tentunya agar bisa pelan-pelan dikurangi bahkan dihilangkan dengan momentum bulan Ramadan ini, sehingga dengan berpuasa kita meyakini bahwa umat dapat senantiasa memerdekakan diri nafsu, egoisme, fanatisme, adu domba yang dapat menimbulkan perpecahan. Tentunya dengan puasa, jadi mengurangi hal-hal yang sebelumnya boleh buat kita, ternyata hal itu akan membuat kita lebih mudah memerdekakan dari egoisme dan kita lebih mudah Allah menyatukan hati kita,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Ir.H.M.Fajar Sauri,M.Si kepada redaksi Lapan6online.com mengatakan bahwa,”Dalam rangka menjalankan puasa, kita sempatkan diri untuk beribadah,dan bersilaturahmi ketemu temen-temen semua (PJLP Perawatan dan Pamdal Distamhut DKI Jakarta,red). Meluangkan waktu ketemu, dan alhamdulillah kita semua bisa bertatap muka dengan rekan-rekan semua dalam keadaan sehat wal afiat. Setelah 2 tahun tidak ada kegiatan yang signifikan di Taman. Dan sekarang kita kumpul bisa bersilaturrahmi di Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah ini. Intinya kita saling mendoakan. Momen setelah 2 tahun ini, ya Alhamdulillah sekarang covid-19 mulai menurun, temen-temen juga saling menjaga kesehatan, dan kita bisa kumpul kembali, dan tanpa ada rasa apa itu mas ya Iya dengan kesehatan kita selalu berdoa sama Allah kesehatan dan bisa berjalan di dalam terasa semakin hilang yang sudah bisa beraktivitas kembali seperti normalnya, Ya semua para pengunjung di taman kembali bisa menikmati suasana taman yang ada diseluruh 5 wilayah DKI Jakarta. Maka sepatutnya kita bersukur kepada ALLAH SWT di sore hari ini kita masih diberikan sehat, dengan melaksanakan ibadah solat, Ibadah puasa dan lain-lainnya,” pungkasnya. (*Subi H/Mai)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.