Diduga Kasus Suap Pengadaan Barang, KPK OTT Bupati Pemalang

Jawa Tengah, Perpek Media – Bupati Pemalang , Jawa Tengah, Mukti Agung Wibowo, bersama pihak lainnya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis 11 Agustus 2022.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Mukti Agung ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan, terduga sebagai pihak yang menerima suap, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

“Ya, Mukti ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan,” ujar Nurul Ghufron pada, Jumat (12/8/2022).

Nurul Ghufron juga menambahkan Tim KPK masih terus berlanjut melakukan pemeriksaan secara intensif, terhadap pihak-pihak yang telah diamankan dalam OTT di Jakarta dan Pemalang.

 “Hanya 1×24 jam KPK memiliki waktu, untuk menentukan status hukum para pelaku, pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail,” ujar Nurul Ghufron.

Untuk diketahui, melansir detikline.com Mukti sebelum ditangkap, sempat melantik Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemalang, Slamet Masduki untuk menjadi Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) di Pemalang, pada Rabu 10 Agustus 2022.

Adapun pelantikan Slamet Masduki dalam rangka mengisi kekosongan jabatan usai Sekda sebelumnya, Mohammad Arifin ditetapkan sebagai tersangka oleh Dirkrimsus Polda Jateng dalam kasus korupsi pembangunan proyek jalan Kabupaten Pemalang ditahun 2010 lalu.

Selain itu, Indonesia Police Watch (IPW) sebelumnya sempat merilis adanya dugaan praktik suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang. 

Pihak IPW sendiri mendapat informasi dari masyarakat soal dugaan jual beli jabatan di kepemimpinan Mukti, oleh karenanya IPW meminta KPK maupun aparat penegak hukum lain untuk segera bertindak. 

Bersamaan itu juga IPW mendesak KPK untuk melakukan pemantauan dan pendampingan pada Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap pejabat atau ASN Kabupaten Pemalang.

“Terkait dengan dugaan terjadinya suap/gratifikasi terhadap Bupati Pemalang dalam penempatan rotasi jabatan di Pemkab Pemalang,”pungkas Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, pada Senin (18/7/ 2022) lalu. (*/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.